Wujudkan Visi Presiden, Kepala Perpustakaan Nasional Hadiri Pelatihan Literasi di Toraja Utara

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia, Muh. Syarif Bando, berkunjung ke Toraja Utara, Kamis, 17 September 2020.

Dia datang untuk menghadiri sekaligus sebagai narasumber utama dalam pelatihan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Provinsi/Kabupaten Kota Tahun 2020 dengan tajuk “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan Untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju”.

Dalam pemaparannya, Syarif Bando mengatakan peningkatan indeks literasi masyarakat adalah ada salah satu cara untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, yakni meningkatkan minat baca dan literasi sehingga dapat mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju,” terang Syarif Bando.

Visi Presiden Joko Widodo adalah SDM Unggul Menuju Indonesia Maju.

Syarif Bando mengatakan, literasi bukan sekedar memilah huruf atau mengenal kata, tetapi merupakan formula baru sesuai kebijakan di pusat. Literasi merupakan suatu kemampuan individu untuk dapat menggunakan potensi serta ketrampilan dalam mengolah dan juga memahami informasi saat melakukan kegiatan atau aktivitas membaca dan menulis.

“Mari melalui kegiatan ini kita terap bersinergi, berkolaborasi dan mempertajam sebagai esensi merubah nasib orang-orang dengan segala program dan perhatian kita bagi masyarakat banyak yang termarjinalkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, mengatakan pelatihan ini sangat memiliki nilai yang sangat tinggi sebab dalam rangka peningkatan indeks literasi sehingga menjadi tantangan bagi kami untuk berinovasi dalam peradaban yang sangat maju dari waktu ke waktu.

“Sehingga dengan hadirnya kegiatan ini merupakan awal yang baik untuk bersungguh-sungguh menghadirkan peran institusi,” ujar Kalatiku.

Dia pun bercerita, sejak bertugas di Departemen Dalam Negeri  dipikirkan bagaimana menghadirkan tenaga fungsional khususnya di Perpustakaan. Jabatan fungsional seperti ini, kata dia, sangat langka padahal itu dibutuhkan seluruh jajaran di tingkat kabupaten/OPD hingha di tingkat Kecamatan dan desa.

“Karena itu dengan pelaksanaan peningkatan indeks literasi masyarakat tentu banyak hal dipikirkan setelah pemaparan bapak Perpustakaan Nasional seperti penataan perpustakaan ke depan didukung kemajuan teknologi,” katanya. (*)

Penulis: Desianti/Bas
Foto: Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia, Muh. Syarif Bando membuka sekaligus menjadi pembicara utama dalam pelatihan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Provinsi/Kabupaten Kota Tahun 2020 dengan tajuk “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan Untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju” di Toraja Utara.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *