Warga Lembang Palipu’ Mulai Rasakan Manfaat Program “Silopak Papa Tallang”

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MENGKENDEK — Silopak Papa Tallang merupakan istilah yang diambil dari filosofi rumah adat Toraja. “Silopak” berarti saling bergandengan dengan porsi dan ukuran yang sama, “Papa” artinya atap, dan “Tallang” artinya bambu, sehingga “Silopak Papa Tallang” berarti menggandengkan dua atau lebih bambu dengan ukuran yang sama sehingga memberi nilai manfaat berupa atap yang menaungi rumah adat Toraja.

Filosofi ini kemudian diinplementasikan dalam bentuk program inovasi Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dengan menggandengkan dua kegiatan dengan dua sumber anggaran yang berbeda, yaitu APBD dan Dana Lembang (ADD) dalam satu program inovasi. Program Silopak Papa Tallang direalisasikan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja bersama Pemerintah Lembang se-Tana Toraja.

Baca Juga  Ini Rentetan Kasus Pencurian Brankas di Toraja Sejak Tahun 2013

Bacaan Lainnya

Salah satu Lembang di Tana Toraja yang merealisasikan program Silopak Papa Tallang bersama Dinas Pertanian adalah Lembang Palipu’ Kecamatan Mengkendek melalui kegiatan ternak babi yang direalisasikan tahun 2019 lalu. Pemerintah Lembang Palipu dan Dinas Pertanian menyiapkan 60 ekor babi indukan dan 5 ekor babi pejantan dengan pembagian biaya pengadaan 65 ekor babi dan pakan ditanggung oleh APBD melalui Dinas Pertanian sementara biaya Kandang dan biaya pemeliharaan ternak ditanggung oleh pemerintah Lembang Palipu melalui Dana Lembang.

Baca Juga  Kelompok Tani Kopi Dilatih Gunakan Alat Produksi dan Pembuatan Kemasan

Pemerintah Lembang Palipu’ kemudian menggandeng kelompok lingkungan sebagai peternak babi dari program Silopak Papa Tallang yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Masyarakat Lembang Palipu’ sudah merasakan manfaat dari program Silopak Papa Tallang, tidak hanya masyarakat yang menjadi peternak yang merasakan manfaat, namun masyarakat Lembang Palipu’ secara umum. Babi yang diternak warga melalui program Silopak Papa Tallang telah berkembangbiak dengan baik, dan hasilnya ada yang sudah dijual dan ada juga yang kembali dibagikan kepada warga lain untuk dikembangbiakkan lagi.

Kamis, 20 Agustus 2020, Kepala Lembang Palipu’ Semuel Manukrante membagikan sejumlah bibit babi jenis indukan kepada masyarakat Lembang Palipu’. Babi tersebut dibagikan untuk dipelihara dan dikembangbiakkan dengan sistem ganti satu, jadi setiap warga yang telah diberikan bibit babi indukan untuk dikembangbiakkan hanya berkewajiban mengganti 1 ekor babi sesuai jumlah yang diberikan sehingga masyarakat yang tidak mampu membeli bibit babi indukan akan sangat terbantu dengan bantuan bibit dari pemerintah Lembang Palipu’. (*)

Baca Juga  Panen Perdana Bite' Distan Tana Toraja, Hasilnya Sangat Memuaskan

Penulis: Arsyad Parende
Foto: Kepala Lembang Palipu’, Semuel Manukrante membagikan bibit babi jenis indukan kepada masyarakat. Bibit babi yang dibagikan itu merupakan hasil pengembangan dari program Silopak Papa Tallang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *