VIDEO: Aksi Heroik Mahasiswa Asal Toraja Selamatkan 8 Pelajar yang Terjebak Banjir Bandang di Maros

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAROS — Sebuah video amatir berdurasi 4 menit 5 detik yang menunjukkan aksi heroik sekelompok mahasiswa menyelamatkan delapan pelajar yang terjebak banjir bandang viral di media sosial.

Video yang diunggah melalui akun youtube Sangalla’ Mks ini menunjukkan aksi sekelompok mahasiswa menyelamatkan 8 pelajar yang terjebak banjir bandang dengan menggunakan alat seadanya.

Bacaan Lainnya

Hasil penelusuran wartawan karebatoraja.com diketahui jika para mahasiswa yang ada dalam video tersebut adalah mahasiswa asal Toraja yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sangalla’ (IPPMS) Makassar, yang saat kejadian sedang menggelar kegiatan kemah rohani tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga  Panwaslu Tana Toraja Sebar 10 Ribu Stiker Ajakan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Video tersebut diabadikan oleh Excel Kevin dan diunggah ke akun youtube Sangalla’ Mks.

Humas IPPMS Makassar, Lucky Rerung, yang dikonfirmasi soal video tersebut, Rabu, 8 Maret 2018, membenarkan jika yang ada dalam video tersebut adalah anggota IPPMS Makassar.

Lucky menceritakan kronologi kejadian bermula ketika 13 pelajar asal Maros sedang asik berenang di sungai Biseang Labboro (Bislab) Kabupaten Maros pada tanggal 17 Maret 2018 sekitar pukul 15.00 wita. Tidak disadari tiba-tiba air bandang datang sehingga 8 pelajar terjebak di tengah sungai berdiri di atas batu sementara 3 lainnya hanyut terbawa arus (belakangan diketahui, ketiga siswa tersebut ditemukan warga meninggal dunia), sedangkan 2 lainnya sempat menyelamatkn diri ke pinggir dan kemudian berteriak minta talong sehingga para mahasiswa ini berinisiatif untuk menyelamatkan.

Baca Juga  Wanita Pelaku Pembunuhan di Ariang, Makale, Segera Disidangkan

Dengan bantuan alat seadanya, sejumlah mahasiswa berusaha melakukan pertolongan menggunakan pohon yg ditebang dan tali seadanya dan berhasil mengevakuasi 8 pelajar yang terjebak.

Lucky mengaku pada saat kejadian tidak ada warga ataupun petugas yang ada di lokasi kejadian. (Arsyad Parende)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *