Tokoh Toraja yang Disebut-sebut Bakal Bertarung Menuju Senayan

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Pasca ditetapkannya anggota DPR RI asal Toraja, Markus Nari, sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan, konstalasi politik menjelang pemilu legislatif 2019 di Toraja berubah.

Meski waktunya masih lama, berbagai diskusi publik mulai memperbincangkan figur-figur yang dianggap cocok menggantikan Markus, jika perkembangan proses hukum memberatkan Markus. Toraja memang butuh wakil di Senayan (istilah umum untuk gedung DPR RI).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan penelusuran serta informasi yang dihimpun karebatoraja.com, ada sejumlah nama yang mengemuka dan disebut-sebut bakal bertarung untuk memperebutkan kursi DPR RI mewakili orang Toraja.

Baca Juga  Martinus Manatin Terpilih Jadi Ketua IKT Teluk Bintuni

Langkah-langkah politik yang dilakukan para pelaku politik menyongsong perhelatan pilgub Sulsel, terlihat memunculkan figur-figur baru yang mencari panggung untuk sasaran akhir, yakni pemilu legislatif dan jalan menuju Senayan.

Figur-figur yang disebut publik, ada yang merupakan wajah lama, namun ada pula yang merupakan pendatang baru, yang secara sosial sudah dikenal masyarakat.

Diantara wajah lama yang dikenal luas public ada nama dua mantan bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, yakni Theofilus Allorerung dan Frederik Batti Sorring. Theofilus kemungkinan besar akan melalui jalur Partai Golkar, dimana saat ini dirinya tercacat sebagai pengurus DPD I Golkar Sulsel dibawah kendali Nurdin Halid. Pilihan rasional lainnya adalah PDI Perjuangan, partai yang mengusung Theofilus pada pilkada lalu.

Baca Juga  Amankan Pemilu, BKO Brimob Tiba di Mapolres Tana Toraja

Sedangkan Frederik Batti Sorring, menurut kabar yang beredar, memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik menjuju Senayan. Sorring juga mengincar Partai Nasdem. Konon, tim dan kerabat Sorring sudah melakukan loby-loby politik kepada kedua partai politik tersebut.

Nama lain yang ikut disebut adalah John Rende Mangontan. Pengusaha sukses yang akrab disapa JRM ini pernah bertarung menuju Senayan dari daerah pemilihan Papua memalui Partai Nasdem pada pemilu 2014 yang lalu. JRM sebenarnya tinggal selangkah berada di Senayan, sayangnya dia kurang beruntung. JRM dikabarkan akan bertarung lagi melalui Partai Nasdem dari Dapil 3 Sulsel pada pemilu 2019 mendatang. Selain Nasdem, JRM juga mengincar PDI Perjuangan dan Hanura.

Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara yang baru terpilih beberapa bulan yang lalu, Frederik Victor Palimbong, juga dikabarkan akan bertarung di pemilu memperebutkan kursi DPR RI. Dedy, begitu Frederik biasa disapa, hengkang dari Partai Gerindra, yang dia komandoi di Tana Toraja, ke Partai Golkar, karena tujuan ini. Namun kabar ini belum terkonfirmasi kepada Dedy.

Baca Juga  Meski Ada Pemangkasan Gegara Covid-19, Toraja Utara Tetap Dapat Kucuran Anggaran Infrastruktur Ratusan Miliar dari Provinsi

Selain nama-nama yang disebutkan di atas, ada sejumlah figur lain, yang juga disebut bakal bertarung memperebutkan pengaruh dan suara orang Toraja menuju ke Senayan. Mereka diantaranya, mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol (Purn) Matius Salempang, mantan anggota DPR RI Yakobus Kamarlo Mayongpadang, Edward Tanari, Eva Stevani Rataba, yang merupakan istri dari Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang, Ketua DPC Partai Partai Hanura Toraja Utara, Benyamin Patondok, Matius Babba, serta sejumlah nama lainnya. (Arthur/Litbang Karebatoraja.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *