Tanah Longsor Dominasi Bencana Alam di Tana Toraja tahun 2018

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran, pohon tumbang, dan banjir adalah jenis bencana alam yang terjadi di kabupaten Tana Toraja selama tahun 2018.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja mencatat sebanyak 55 kejadian bencana alam, yang terjadi di beberapa kecamatan di kabupaten Tana Toraja sepanjang tahun 2018.

Bacaan Lainnya

Dari lima jenis bencana alam yang terjadi, tanah longsor mendominasi kejadian dengan jumlah 19 kali. Musibah tanah longsor ini terjadi hampir merata di semua kecamatan yang ada di kabupaten Tana Toraja.

Baca Juga  Dampak Kedatangan Jokowi ke Toraja Harus Dikawal

“Tanah longsor memang paling banyak dan kejadiannya merata hampir di semua kecamatan,” ungkap Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo.

Di urutan kedua, kata Alfian, ada kejadian angin puting beliung yang tercatat sebanyak 17 kali. Menyusul kebakaran rumah warga sebanyak 13 kejadian, pohon tumbang 5 kasus, dan banjir satu kali kejadian.

Akibat bencana alam ini, warga yang menjadi korban menderita kerugian materi yang cukup besar.

“Kami menghimbau agar warga selalu waspada dan berhati-hati meninggalkan rumah. Banyak musibah kebakaran yang terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Kemudian, kami juga menghimbau kepada masyarakat, mari kita menjaga lingkungan hidup agar kejadian tanah longsor tidak terulang kembali,” pinta Alfian. (Naskah: Arsyad Parende/foto: dok. BPBD Tana Toraja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *