Tak Pulang Kampung, Mahasiswa Asal Pangala’ di Makassar Terima Bantuan Pemprov

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKASSAR — Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membantu masyarakat terdampak pandemi covid-19 sudah cukup maksimal.

Itulah yang disampaikan Ben Paran selaku Dewan Pendamping Organisasi Ikatan Pemuda Pangala Makassar (IPPM), saat menerima bantuan dari Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Jumat, 8 Mei 2020.

Tepi jalan tak jauh dari Sekretariat IPPM, Jalan Dirgantara, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, tim Wagub Sulsel menyalurkan bantuan sembako kepada IPPM.

Utusan Wagub Sulsel tidak mendatangi Sekretariat IPPM di Kampung Rama, karena adanya penutupan (lockdown) pihak masyarakat setempat.

Salah satunya bentuk upaya Pemprov Sulsel, kata Ben Paran, adalah dengan melalui kordinasi ke organisasi.

“Pemuda seperti kami dari IPPM (Ikatan Pemuda Pangala Makassar) Sangat membantu di masa sekarang ini dimana beberapa teman-teman yang masih berdiam di Makassar jauh dari keluarga tentunya sangat butuh dukungan,” jelas Ben Paran.

Ia pun menyampaikan terima kasih Kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian kepada mahasiswa perantauan yang tidak pulang kampung sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Terima kasih banyak untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk bantuannya terkhusus kepada Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman”. Sambungnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman turut menyampaikan terima kasih atas dukungan mahasiswa kepada Pemerintah. Dengan mengikuti imbauan untuk mudik atau pulang ke kampung.

“Ini kita membawakan bantuan, ini merupakan wujud kekompakan antara Pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa,” ujarnya.

Dirinya mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan. “Terima kasih banyak kepada Mahasiswa. Sehat-sehat semuanya, jaga kesehatan, jaga jarak, dan pakai masker selalu,” pintanya.

Diketahui, Ikatan Pemuda Pangala Makassar (IPPM) merupakan organisasi didalamnya pelajar/mahasiswa dari Pangala, Kabupaten Toraja Utara. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *