Satu-satunya Peserta Konvensi, Albert-Jhon Hampir Pasti “Kendarai” Hanura di Pilkada Tana Toraja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKASSAR — Albert Patarru yang berpasangan dengan John Diplomasi (Albert-John) hampir pasti diusung Partai Hanura pada pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja, September 2020 mendatang.

Itu disebabkan karena Albert Patarru dan John Diplomasi merupakan satu-satunya pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Tana Toraja yang mengikuti Konvensi Calon Bupati/Wakil Bupati yang digelar DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan, Senin, 27 Januari 2020.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  OPINI: Kesenjangan Digital, Polarisasi, dan Proporsi Liputan Media dalam Pilkada 2020

Konvensi yang digelar di Hotel Singgasana Makassar ini tidak saja diikuti oleh bakal calon bupati dan wakil bupati dari Tana Toraja, tapi juga dari Toraja Utara.

Beberapa bakal calon bupati Toraja Utara yang ikut dalam konvensi ini, diantaranya Yosia Rinto Kadang, Yohanis Bassang, Pither Singkali, dan beberapa balon lainnya.

Ketua Tim Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC Partai Hanura Tana Toraja, Sony Palullungan, yang dikonfirmasi karebatoraja.com, Senin, 27 Januari 2020 malam, menyatakan pihaknya sudah menyampaikan undangan, baik melalui surat maupun whatsapp kepada para kandidat yang telah mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC Partai Hanura Tana Toraja.

“Tapi yang hadir tadi hanya Pak Albert dan Pak John Diplomasi,” kata Sony, yang juga salah satu anggota panitia konvensi tersebut.

Baca Juga  Debat Kandidat Pertama di Bittuang, KPU Tana Toraja Batasi Peserta

Anggota DPRD Tana Toraja ini menyebut, ada empat bakal calon bupati Tana Toraja yang mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Hanura Tana Toraja. Keempatnya, masing-masing Theofilus Allorerung, Markus Arruan, Legius Paliling, dan Albert Patarru.

Ditanya, apakah dengan hanya satu pasangan yang mengikuti konvensi, secara otomatis akan diusung Partai Hanura, Sony enggan memastikannya.

“Sebenarnya kami sangat berharap kandidat yang sudah mengembalikan berkas pendaftara untuk bisa hadir di konvensi ini, tapi kami tidak tahu alasannya apa sehingga mereka tidak hadir. Karena hanya satu pasangan yang ikut konvensi, ya itu yang akan dikirim DPD ke DPP,” kata Sony.

Partai Hanura memiliki tiga kursi di DPRD Tana Toraja. Agar bisa mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, mereka harus berkoalisi dengan partai politik lain dan minimal mencari tiga kursi DPRD lagi. (*)

Baca Juga  Toraja Butuh “Bupati Industri” Bukan "Bupati Waralaba”

Penulis: Arthur
Foto: dok. Partai Hanura Tana Toraja

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *