Reses, Ketua Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Pembangunan Jalan Poros Passobo-Matangli-Masuppu

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan meninjau pembangunan ruas jalan provinsi poros Passobo-Matangli-Masuppu di wilayah Kecamatan Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 30 Oktober 2020.

Peninjauan pekerjaan jalan provinsi merupakan bagian dari kegiatan reses Masa Sidang I tahun 2020-2021 yang dilakukan politisi Partai Golkar tersebut di Malimbong Balepe’.

Bacaan Lainnya

Selain itu, merupakan salah satu fungsi DPRD yakni melakukan pengawasan terhadap pekerjaan atau proyek yang menggunakan anggaran dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan.

Selama melakukan pemantauan, JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa, menegur para pekerja di lapangan, terkait hal-hal yang bersifat teknis yang mesti diperbaiki dan dilaksanakan ke depan. JRM memberikan masukan karena latar belakangnya adalah pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi.

“Ada beberapa masukan yang kita berikan kepada pelaksana di lapangan, seperti pemasangan bronjong yang tidak tepat karena tidak meletakkan pada tanah dasar pada hal fungsi bronjong jelas sebagai penahan struktur tanah yang ada di sekitarnya sehingga kalau dibiarkan akan memudahkan terjadinya guling. Sehingga setelah koordinasi dengan pihak PPK-nya, juga kontraktor, disepakati  untuk diberhentikan dan dibongkar kembali pemasangan bronjong dan menggali dulu sampai mendapatkan tanah dasarnya dgn menggunakan alat berat,” urai JRM.

Selain itu, JRM juga menegur terkait perbaikan tikungan yang sangat tajam atau R-nya karena ini  jalan Provinsi sehingga perlu diperhatikan tikungan yang tajam. “Padahal di posisi tersebut masih memudahkan perbaikan sehingga disarankan untuk memperbesar “R” agar dalam kecepatan rata-rata  kendaraan yang diharapkan bisa tercapai dan jarak pandang leluasa sehingga memperkecil dampak kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Pembangunan jalan yang menelan anggaran ratusan miliar dari APBd Provinsi Sulsel ini, kata JRM, mesti full desain.

“Kita mau agar pembangunan itu mesti dilaksanakan sesuai standar ke-Binamarga-an sehingga bisa bertahan lama, juga tidak merugikan masyarakat,” katanya.

Ruas jalan di bagian barat Tana Toraja ini memang menjadi perhatian serius pemerintah dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Ini dibuktikan dengan besarnya alokasi anggaran, baik di APBD induk tahun 2020 maupun APBD-P. Pada APBD induk tahun 2020, ruas jalan Passobo-Matangli-Masuppu ini mendapat alokasi anggaran Rp 11,6 miliar. Di APBD Perubahan alokasinya lebih besar lagi.

Berdasarkan APBD-P yang baru disahkan beberapa waktu lalu, ada tiga mata anggaran yang dialokasikan untuk membuka isolasi daerah bagian barat Tana Toraja dan menghubungkannya dengan kabupaten tetangga, Pinrang.

Berikut alokasinya:

  1. Pembangunan jalan ruas Passobo-Matangli-Masuppu (Tana Toraja) Rp 81.724.981.233
  2. Pembangunan jalan ruas Masuppu – Batas Pinrang (Tana Toraja) Rp 11.030.827.933
  3. Pembangunan jalan ruas Passobo-Matangli-Masuppu I (Tana Toraja) Rp 11.400.000.000

Menurut JRM, begitu John Rende Mengontan biasa disapa, meski terjadi pemotongan (refocusing) anggaran untuk membiayai penanggulangan dampak Covid-19, namun sejumlah proyek infratruktur di Sulawesi Selatan tetap akan terlaksana.

“Ruas Passo’bo-Matangli-Massuppu hingga ke perbatasan Kabupaten Pinrang ini dianggap penting dan strategis karena selain untuk membuka isolasi di wilayah Barat Tana Toraja, juga untuk mendukung KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Toraja,” terang politisi Partai Golkar ini.

Dia berharap, pembangunan jalan poros Passo’bo-Matangli-Massuppu ini segera selesai agar persoalan sarana transportasi bagi masyarakat Tana Toraja di bagian barat, terutama Simbuang dan Mappak, bisa teratasi.

“Selama ini kan sarana transportasi untuk saudara-saudari kita di Simbuang dan Mappak selalu menjadi masalah. Kita berharap dengan pembangunan jalan ini bisa mengatasi masalah mereka,” katanya.

Dalam peninjauan itu, JRM didampingi Camat Malimbong Balepe’, Kepala Lembang dan Lurah yang ada di Malimbong Balepe’, Direksi proyek dan kontraktor serta konsultan pengawas lapangan. (*)

Penulis: Arthur
Foto: Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan meninjau proses pengerjaan jalan poros Passobo-Matangli-Masuppu dalam kegiatan reses masa sidang I di Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *