Reses, JRM Tegaskan Tetap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Meski Ada Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dari Fraksi Golkar, John Rende Mangontan, melakukan reses masa sidang III di empat lokasi di Tana Toraja, 13-19 Juni 2020.

Di empat titik itu, ratusan warga menghadiri dan mengungkapkan aspirasi dan harapan mereka kepada Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel tersebut. Mulai dari persoalan hutan dan pemeliharaan lingkungan Mapongka, jaringan air bersih, perbaikan jalan, pengadaan bibit tanaman, jalan tani, irigasi, hingga pendampingan ekonomi kerakyatan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Sosper Kepemudaan, JRM: Pemuda Mesti Diberi Ruang untuk Mengembangkan Kreatifitas

Adapun empat lokasi tempat reses anggota Panitia Anggaran DPRD Sulsel tersebut, diantaranya Kelurahan Lamunan Kecamatan Makale pada 13 Juni 2020, Kelurahan Botang Kecamatan Makale, 15 Juni 2020, Kelurahan Tampo Kecamatan Mengkendek, 17 Juni 2020, dan Kelurahan Mebali Kecamatan Mengkendek, 19 Juni 2020.

Pada empat lokasi reses ini, kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para peserta reses mengenakan masker dan menjaga jarak.

Kepada media, JRM, begitu John Rende Mangontan bisa disapa, mengatakan banyak aspirasi dan harapan yang diungkapkan masyarakat kepada dirinya selama reses di empat lokasi tersebut.

Namun, dia juga memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kewenangan; dimana kewenangan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat. Hal itu perlu dilakukan agar program yang diusulkan masyarakat tidak tumpang tindih.

Baca Juga  Reses di Rindingallo, JRM Minta Dukungan Masyarakat Terkait Pembangunan Jalan Rantepao – Batas Sulbar

Politisi Partai Golkar ini juga menegaskan bahwa meski pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat ini sedang konsen dengan penanganan wabah Covid-19 (virus Corona), namun perhatian terhadap pembangunan tetap berjalan.

Itu sebabnya, dia menyatakan bahwa meski di tengah pandemi Covid-19, aspirasi yang diterima dari masyarakat tetap akan diperjuangkan. “Tentu kita akan melihat juga kemampuan keuangan pemerintah provinsi, apalagi dalam situasi pandemi seperti sekarang ini,” katanya.

“Dalam reses masa sidang III ini banyak usulan, aspirasi, maupun harapan masyarakat yang diungkapkan kepada saya selaku wakil mereka di Provinsi. Ada air bersih, perbaikan jalan, irigasi, jalan tani, bibit sayur-sayuran, juga pendampingan atau stimulus ekonomi kerakyatan. Di Tampo, banyak pula usulan dan masukan soal status hutan Mapongka, termasuk sisi lingkungan yang terkait dengan keberadaan Bandara Toraja,” urai JRM. (*)

Baca Juga  Ratusan Miliar APBD-P Provinsi Sulsel Dialokasikan untuk Infrastruktur di Toraja Utara

Penulis: Desianti
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *