Prof NA: Tahun Ini 40 Persen Akses Jalan Pariwisata di Toraja Kita Tuntaskan

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, BATUTUMONGA — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah (NA) melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Toraja Utara dan Tana Toraja, Rabu, 30 September 2020 hingga Jumat, 2 Oktober 2020.

Dalam kunjungan kerja tiga hari ini, Gubernur meninjau sejumlah proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah Provinsi Sulsel, baik yang ada di Tana Toraja maupun Toraja Utara.

Bacaan Lainnya

Kamis, 1 Oktober 2020, Prof NA meninjau pembangunan ruas jalan provinsi poros Rantepao-Tikala-Pangala’- Batas Sulbar. Pada siang harinya, usai meninjau proyek itu, Gubernur beserta rombongan singgah di Hotel Mentirotiku Batutumonga untuk beristirahat dan makan siang.

Di Hotel milik anggota DPRD Toraja Utara, Marthen Tonapa Parrangan alias Pong Sobon ini, Gubernur disambut dengan tarian adat dan disematkan pasapu dan sarung putih oleh pemilik hotel.

Kepada wartawan yang mewawancarainya di Batutumonga, Prof NA menyebut Toraja adalah destinasi wisata kelas dunia. Sayangnya, akses jalan menuju ke objek-objek wisata yang ada di daerah ini, rusak berat.

“Toraja ini daerahnya indah, sejuk, dan alamnya sangat luar biasa. Sayang, infrastruktur jalan menuju kawasan wisata yang sangat rusak. Sehingga kalau sekarang orang berkunjung ke Toraja, habis waktunya di jalan,” tutur Nurdin Abdullah.

Melihat kondisi ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen membantu pemerintah di dua kabupaten ini untuk membenahi sekaligus membangun akses jalan yang baik ke objek-objek wisata yang ada.

“Oleh karena itu, mulai tahun 2019, kita terus mendorong infrastruktur jalan (di Toraja). Tahun ini, harapan kita, kira-kira 40 persen akses jalan ke seluruh kawasan wisata, kita tuntaskan. Tahun depan, harapan kita bisa sampai 70 persen,” katanya.

“Ini (akses jalan) sangat penting sekali, karena Toraja ini adalah destinasi unggulan Indonesia yang sudah dikenal di mancanegara,” ujarnya lebih lanjut.

Prof Nurdin mengaku paham dan mengerti dengan keterbatasan kemampuan keuangan pemerintah kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja. “Sehingga diharapkan dukungan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Dan kami bersyukur bahwa tahun ini sudah dapat program jalan, dalam bentuk PJHD (program hibah jalan daerah,” pungkas Prof NA. (*)

Citizen Reporter: Alan T
Foto: Pemilik Hotel Mentiro Tiku Batutumonga menyematkan passapu dan sarung putih kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat berkunjung ke hotel tersebut untuk istirahat dan makan siang usai meninjau proyek jalan poros Rantepao-Pangala’-Batas Sulbar.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *