Pemkab Tana Toraja Bantah Terlantarkan Objek Wisata Buntu Burake

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Tana Toraja, Jidon Sitohang

KAREBA TORAYA — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menyatakan Objek Wisata Buntu Burake, Makale, tetap diurus pemerintah. Pemerintah tidak akan menelantarkan aset tersebut.

“Siapa bilang tidak diurus? Ada pegawai kita di atas yang menangani pendataan dan petugas kebersihan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Tana Toraja, Jidon Sitohang, kepada Karebatoraja.com, Kamis, 13 Oktober 2016.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:  BERITA FOTO: Tak Terurus, Buntu Burake Jadi Ajang Vandalisme

Baca Juga  Resmob Polres Tana Toraja Tangkap 6 Anggota Sindikat Pencuri Toko, Lima Pelakunya Perempuan

Soal aksi vandalisme yang terjadi di tembok bangunan landasan patung dan beberapa fasilitas lainnya, Jidon menyebut aksi itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Para vandalis ini, kata Jidon, bermain petak umpet dengan penjaga objek wisata.

“Itu coretan, kita hapus, tapi dicoret lagi, begitu terus. Biasanya mereka lakukan di saat sepi, seperti saat subuh atau sore hari. Petugas kita selalu lakukan pembersihan tetapi setelah dibersihkan dicoret lagi,” ungkap Jidon.

Jidon mengakui bahwa saat ini pegawai pemerintah yang bertugas di Buntu Burake masih minim; hanya satu petugas pencatat dan satu petugas kebersihan.

Dia mengatakan, tahun ini pemerintah kabupaten Tana Toraja akan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di kawasan objek wisata Buntu Burake. Saat pekerjaan itu dilakukan, urai Jidon, kawasan Buntu Burake akan ditutup sementara untuk umum.

Baca Juga  Ternyata Ada Warga yang Protes Tanahnya Digusur untuk Pelebaran Jalan ke Buntu Burake

“Kita akan umumkan di media bahwa objek wisata Buntu Burake ditutup sementara, supaya orang yang bekerja di dalam tidak terganggu,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang Kabupaten Tana Toraja, YD Pamara, membenarkan bahwa tahun ini pemerintah akan membangun beberapa fasilitas tambahan di Buntu Burake.

“Ya, ada anggarannya sekitar Rp1 milyar. Ada beberapa item yang akan dibangun. Ada jalan, toilet dan beberapa lagi. Yang tahu persis itu PPTK,” singkat Pamara. (gista/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *