Panwaslu Tana Toraja Ajak Masyarakat Tolak dan Lawan Politisasi SARA

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tana Toraja menggelar deklarasi dengan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tana Toraja. Deklarasi bertajuk Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berintegritas ini digelar di Hotel Pantan Makale, Rabu, 14 Februari 2018.

Deklarasi ditandai dengan pembacaan 5 poin deklarasi oleh Kordinator Devisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Tana Toraja didampingi ketua KPU, perwakilan Kajari Makale, perwakilan FKUB, perwakilan Polres Tana Toraja, dan Pengurus Partai, diikuti oleh peserta dari anggota KPU, PPK, perwakilan tim kampanye, denominasi Gereja, OKP, LSM dan Pers.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Caleg PDIP, Edward Tanari Minta Restu BPS Gereja Toraja

Kelima poin deklarasi itu, masing-masing:

  1. Mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018, dari politik uang dan politisasi sara karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.
  2. Tidak menggunakan politik uang dan sara sebagai cara mempengaruhi pilihan pemilih karena mencederai integritas penyelenggaraan Pilkada.
  3. Mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi, dan program kerja bukan karena politik uang dan sara
  4. Mendukung pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap politik uang dan politisasi sara yang dilakukan oleh pengawas pemilu.
  5. Tidak akan melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalm bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran politik uang dan sara.
Baca Juga  Pencinta Alam Toraja Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Sebelum acara deklarasi digelar, Panwaslu Kabupaten Tana Torana juga menggelar sosialisasi Pengawasan Pilkada 2018 yang msngusung tema “Mewujudkan Integritas Pilkada Tanpa Politik Uang dan Politisasi SARA” serta menggelar apel ikrar pemilukada damai bersama pemerintah kabupaten Tana Toraja dan Polres Tana Toraja, serta pemasangan stiker bertuliskan “Pilkada Keren Tanpa Politik Uang dan Politisasi SARA” di kendaraan-kendaraan umum dan pribadi. (Arsyad Parende)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *