NKRI Harga Mati, Kodim 1414 Gelar Gerakan Nusantara Bersatu

  • Whatsapp
Komandan Kodim 1414 Tana Toraja, Letkol Cpn. Jimmy Sirait

KAREBA TORAYA — Isu-isu negatif yang bersifat provokatif dan menebar teror untuk memecah-belah persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia, mulai mengkhawatirkan belakangan ini. Hate speech, isu sara, dan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan pun bermunculan.

Sebagai garda terdepan persatuan dan kesatuan bangsa, TNI bergerak cepat meredam gejala-gejala perpecahan bangsa ini. Bagi TNI, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati; sudah final, tidak bisa diganggu gugat.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Jaga Kebersihan Kota Rantepao, Pasukan Masero Digaji Khusus

Untuk meningkatkan kembali rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini, jajaran TNI menggelar Gerakan Nusantara Bersatu, yang dilaksanakan di semua satuan dan tingkatan TNI. Untuk jajaran Kodim 1414 Tana Toraja, Gerakan Nusantara Bersatu ini akan digelar pada Rabu, 30 November 2016, besok di Lapangan Bakti Rantepao.

Komandan Kodim 1414 Tana Toraja, Letkol Cpn. Jimmy Sirait, kepada karebatoraja.com, Selasa malam, 29 November, menjelaskan Gerakan Nusantara bersatu digagas oleh Panglima TNI dan ditindaklanjuti oleh Pangdam VII Wirabuana dan jajarannya hingga ke tingkat Korem dan Kodim; agar seluruh komponen masyarakat yang ada di Kodim masing-masing melaksanakan kegiatan ini.

“Kegiatan Nusantara Bersatu ini ingin menunjukkan kepada dunia luar (serta pihak yg ingin memecah belah kita) bahwa kita adalah Indonesia yang satu yg terbentuk dari berbagai macam suku bangsa, agama, dan ras yang sepakat mendirikan republik ini,” tegas Dandim.

Baca Juga  Ini Nama Korban, Kronologi, dan Foto-foto Kecelakaan Bus Bintang Prima di Pangkep

Para pendahulu bangsa ini (founding fathers), kata Dandim, yang berasal dari Sabang sampai Merauke, telah berjuang mengorbankan darah, airmata, harta benda dan nyawa mereka sekalipun untuk kemerdekaan yang kita nikmati Ini. Mereka menyatukan perbedaan mereka menjadi suatu energi kesatuan untuk mencapai kemerdekaan.

“Kebhinekaan bukanlah sesuatu kekurangan malah sebaliknya adalah suatu kekuatan yang menjadikan Indonesia indah dan unik. Perbedaan itu indah,” tambahnya.

Gerakan Nusantara Bersatu ini akan diisi dengan beberapa acara, diantaranya orasi Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, orasi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita. Inti orasi tentang persatuan dan kesatuan bangsa. (Jufri Tonapa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *