New Normal, Pemkab Toraja Utara Buka Kembali 6 Objek Wisata

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah ditetapkan sebagai zona hijau dan diperkenankan memberlakukan kenormalan baru (new normal), pemerintah Kabupaten Toraja Utara mulai membuka kembali aktivitas keagamaan, ekonomi, maupun pariwisata.

Pada tahap pertama, pemerintah membuka kembali enam objek wisata dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Keenam objek wisata itu, yakni Ke’te Kesu’, Londa, Kalimbuang Bori, Lolai Lempe, Pallawa, dan To’Tombi.

Bacaan Lainnya

“Untuk tahap pertama ini, enam objek wisata dulu. Nanti akan dievaluasi; apakah protokol kesehatan yang diwajibkan bisa diterapkan dengan baik atau tidak,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang, Minggu, 21 Juni 2020.

Yaya mengatakan, sebagai bukti keseriusan pemerintah membuka kembali objek wisata, beberapa waktu lalu, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan mengikuti olahraga wisata rafting (arung jeram) di Lembang Madong, Kecamatan Dende Piongan Napo (Denpina) bersama Tim Perencana Pembangunan Pariwisata Daerah dari Institut Teknologi Bandung.

“Pembukaan kembali wahana ini bagi pemerintah Kabupaten Toraja Utara menjadi startting point dan preferensi yang penting untuk menunjukkan optimisme akan kebangkitan sektor pariwisata Toraja Utara melalui kesiapan penerapan standar protokol kesehatan dalam skema tatanan normal baru nantinya,” jelas Yaya.

Bersama Bupati, turut serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, Andarias Sesa, Camat Denpina, Limbong Semuel Limbong Tandirerung dan Kepala Bagian Ortala Setda, Kornelia Untung Seru.

Sebagai informasi, Sungai Maiting sebagai lokasi wahana wisata Rafting di Toraja Utara berjarak kurang lebih 33 km atau dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit dari Kota Rantepao.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara, Yorry Lesawengen mengatakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara membuka beberapa tempat objek wisata secara terbatas dan bertahap dengan memenuhi kewajiban serta penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Ada enam objek wisata yang akan kita buka pertama, yakni Ke’te Kesu’, Londa, Kalimbuang Bori, Lolai Lempe, Pallawa’, dan To’Tombi. Keenam objek wisata ini telah direkomendasikan oleh Pemkab yang menyatakan siap dan wajib memenuhi penerapan protokol kesehatan,” terang Yorry.

Yorry menegaskan, bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke enam objek wisata tersebut, harus siap memenuhi semua protokol kesehatan. “Wisatawan wajib mengikuti protokol kesehatan, prosedur disinfeksi kendaraan dan barang bawaan pada saat memasuki area objek dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh serta mencuci tangan dengan sabun, mengunakan masker, menjaga jarak, dan sebagainya,” Yorry mengingatkan.

Menurut, Yorry, sebelum membuka objek wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan melakukan inspeksi ke lapangan, untuk melihat langsung kediapan pengelola objek wisata. Kemudian hasil pemeriksaan itu akan direkomendasi ke Satgas Covid-19 Toraja Utara.

Penulis: Desianti
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *