Nama Novianus Patanduk Tidak Dibacakan Pada Pelantikan Anggota DPRD Sulsel

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKASSAR — Pemecatan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan terhadap salah satu calon legislatif (Caleg) terpilih, Novianus Patanduk, berdampak.

Nama politisi yang merupakan putra Toraja ini tidak dibaca pada petikan Surat Keputusan (SK) yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sulsel pada acara Pelantikan dan Pengabilan Sumpah Janji Anggota DPRD Sulsel, periode 2019-2024, yang berlangsung Selasa, 24 September 2019.

Bacaan Lainnya

Selain Novianus, nama Caleg terpilih dari Partai Gerindra, Misriyani Ilyas, juga tidak dibaca. Misriyani juga bermasalah dengan partainya. Nama keduanya tidak dibaca karena tidak ada dalam SK dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga  Mungkinkah Golkar Toraja Dapat Dua Kursi DPRD Sulsel?

Novianus dan Misriyani juga tidak hadir pada acara pelantikan yang dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Makassar tersebut. Padahal sebelumnya mereka masih mengikuti gladi bersih yang diselenggarakan oleh Sekretariat DPRD Sulsel. Sehingga jumlah anggota dewan yang dilantik hanya 83 dari 85 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, melalui jejaring media sosial facebook dan whatsapp, Novianus mengaku dirinya tidak hadir di pelantikan karena tidak mendapat undangan. Di akun facebook dan beberapa group WA, putra dari mantan Ketua PGI Sulselbar, Pdt Paul Patanduk ini menulis:

Syalom dan selamat pagi Bapak/Ibu Sdr(i)..
Sy dan keluarga menyampaikan terima kasih atas kepedulian, keprihatinan dan dukungan doa yg telah dinyatakan kepada sy dlm berjuang utk sebuah keadilan yg sampai saat ini belum saya dapatkan karna tidak mendapatkan undangan pelantikan sebagai anggota DPRD Prov. Sulsel 2019-2020…Mohon doa dan dukungannya utk terus berjuang mendapatkan keadilan…” suatu saat kebenaranlah yang akan menang”

Kasus pemecatan Novianus yang dilakukan PDI Perjuangan beberapa hari menjelang pelantikan, memang menjadi buah bibir dan bahan perbincangan warga Toraja. Hampir semua warga Toraja memberikan dukungan moril kepada Novianus, yang dianggap dikebiri hak politiknya.

Baca Juga  Ikal Paterson Desak Rekanan Perbaiki Proyek Peningkatan Jalan Salubarani-Ta'pankila'

Novianus L Patanduk adalah putra mantan Ketua PGI Sulselbar dan tokoh Gereja Toraja, Pdt Paul Patanduk. Dia mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari PDI Perjuangan di Dapil Sulsel 2, yang meliputi Kecamatan Panakukang, Manggala, Tamalate, dan Biringkanaya.

Karena tidak memiliki banyak uang, aktivis pemuda ini melakukan kampanye dari rumah ke rumah. Pada Pemilu 9 April 2019, Novianus mendapat suara 4.305. Jumlah suara milik Novin ini adalah yang terbanyak dari semua Caleg PDI Perjuangan Dapil Sulsel 2.

Di Dapil ini, PDI Perjuangan mendapat total suara 21.997 dan berhak atas satu kursi di DPRD Sulsel periode 2019-2024. Namun, beberapa hari menjelang pelantikan, Novianus dipecat oleh partainya sendiri, PDI Perjuangan, dengan alasan tidak membayar uang saksi dan mencemarkan nama baik partai.

Baca Juga  Real Count KPU [sementara], Ini Partai Politik yang Berpeluang Dapat Kursi DPRD Sulsel Dapil 10

Lima Perwakilan Toraja

Sementara itu, lima calon anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Sulsel 10 (Tana Toraja dan Toraja Utara), menghadiri pelantikan ini.

Kelimanya adalah John Rende Mangontan dari Partai Golkar, Dan Pongtasik dari PDI Perjuangan, Jufri Sambara dari Partai Demokrat, Sarwindie T Biringkanae dari Partai Nasdem, dan Firmina Tallulembang dari Partai Gerindra.

Mereka akan bertugas mengawal dan menyalurkan aspirasi masyarakat Toraja di DPRD Sulsel selama lima tahun ke depan. (*)

Penulis: Arthur
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *