Meski Dilaksanakan di Parkiran, Perayaan Jumat Agung di Enrekang Tetap Khikmat

  • Whatsapp
Anggota Polri berjaga-jaga di sekitar lokasi perayaan Jumat Agung di Jemaat Immanuel Enrekang (gambar kiri), dan anggota jemaat yang khidmat mengikuti ibadah (gambar kanan)

ENREKANG — Pemerintah dan masyarakat Enrekang sangat toleran. Itu terlihat saat perayaan Jumat Agung yang dilaksanakan oleh ratusan anggota jemaat Gereja Toraja Jemaat Immanuel Enrekang, Jumat pagi, 14 April 2017.

Meski beribadah di area parkir, karena gedung gereja sedang dipugar, perayaan Jumat Agung tetap berlangsung khikmat. Soal lokasi yang terbilang sempit, namun hal itu tidak dalam proses pemugaran, namun tak mengurangi kekhusukan jemaat yang sementara beribadah di lantai 1 gereja yang nantinya digunakan untuk lokasi parkiran.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Bank BNI Ikut Sponsori Toraja Marathon 2018

“Gedung gereja sedang dalam proses pemugaran, jadi kita gunakan tempat parkir di lantai satu tempat ibadah,” ujar Pendeta Bernadus Baddu, pendeta jemaat setempat.

Dalam khotbah Jumat Agung, Pdt. Bernadus meminta kepada anggota jemaat untuk tetap mengukuhkan iman percaya jika Tuhan Yesus Kristus telah mengorbankan hidupnya demi seluruh umat manusia.

Penganut Kristiani di Enrekang sendiri adalah minoritas. Selain dianut warga asli Enrekang yang ada di beberapa desa di kecamatan Baroko, juga mereka umumnya adalah warga keturunan atau pendatang dari Toraja. (Citizen Reporter/AB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *