Mereka yang Sudah Dapat Rekomendasi atau Surat Tugas Partai untuk Pilkada

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Jagat politik Toraja heboh ketika Partai Golkar memberikan surat tugas kepada Yohanis Bassang alias Ombas untuk Pilkada Toraja Utara, Minggu, 8 Maret 2020. Topik ini langsung menjadi pembahasan hangat, baik di media sosial maupun dunia nyata.

Heboh yang diciptakan Partai Golkar bukan saja karena Ombas yang diberi surat tugas sekaligus mengakhiri spekulasi yang berbulan-bulan diperbincangkan, namun dipendingnya rekomendasi atau surat tugas untuk bakal calon bupati Tana Toraja, menambah panas isu itu.

Bacaan Lainnya

Tanpa bakal calon wakil bupati, Yohanis Bassang adalah bakal calon bupati keempat dari beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati; baik Toraja Utara maupun Tana Toraja, yang mendapat surat tugas atau rekomendasi dari partai politik untuk mengikuti Pilkada 2020.

Sebelumnya, bakal calon bupati Toraja Utara (yang juga alumni Papua bersama Ombas), Petrus Tangke Rombe, juga mendapat surat tugas dari Partai Hanura. Mantan Sekda Paniai ini memperlihatkan surat tugas dari Partai Hanura dan melakukan konsolidasi dengan pengurus maupun kader Partai Hanura Toraja Utara pada Selasa, 25 Februari 2020.

Baca Juga  PSI Dorong Marcel Rantetana-Antonius Lintin Maju di Pilkada Tana Toraja

Surat tugas Partai Hanura juga diberikan kepada pasangan Albert Patarru dan John Diplomasi di Pilkada Tana Toraja.

Pasangan Albert Patarru dan John Diplomasi saat mengikuti konvensi Partai Hanura. Pasangan ini sudah mendapat surat tugas dari Partai Hanura untuk Pilkada Tana Toraja.

Jauh hari sebelumnya, tepatnya Sabtu, 25 Januari 2020, Partai Nasdem sudah memberikan rekomendasi kepada pasangan Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara di Pilkada Tana Toraja, serta Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasondung di Pilkada Toraja Utara.

Dari semua partai politik yang sudah memberikan rekomendasi atau surat tugas, baru Partai Nasdem yang memberikannya kepada pasangan calon; bupati dan wakil bupati. Demikian pula dengan Partai Hanura di Tana Toraja. Sedangkan Partai Golkar dan Hanura Toraja Utara hanya memberikan surat tugas kepada bakal calon bupati.

Baca Juga  Mobil Dinas Diberi Stiker “Dibeli dari Pajak Rakyat”, Bisakah Diterapkan di Toraja?

Dari data yang dihimpun karebatoraja.com, rata-rata rekomendasi dan surat tugas yang diberikan kepada para baka calon ini berisi dua hal utama. Pertama memberikan tugas kepada bakal calon untuk mencari tambahan kursi atau koalisi untuk menggenapi syarat minimal pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum. Yang kedua menggalang dukungan dari partai politik lain untuk bersama-sama berjuang agar menang di Pilkada. Hanya Partai Golkar yang memberi syarat tambahan, yakni memilih calon wakil bupati dan kader Partai Golkar.

Persyaratan dalam rekomendasi maupun surat tugas soal koalisi dengan partai politik lain ini harus dilakukan mengingat hanya Partai Nasdem di Toraja Utara serta Partai Golkar dan Nasdem di Tana Toraja yang bisa mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati sendiri. Partai politik lain harus mencari tambahan kursi untuk menggenapi syarat dukungan minimal 6 kursi di DPRD kabupaten.

Khusus untuk Yohanis Bassang dan Petrus Tangke Rombe, selain mencari tambahan kursi, mereka juga harus mencari dan mungkin berkompormi soal calon wakil bupati. Informasi yang diperoleh karebatoraja.com menyebutkan Bassang memiliki dua alternative wakil, yakni Budi Palilu dan Sindra Maraya Bangri. Sedangkan Petrus Tangke Rombe kabarnya tengah menjalin komunikasi dengan JK Tondok dari PKPI. Namun kabar ini belum terkonfirmasi.

Baca Juga  Ribuan Tenaga Kerja di Tana Toraja Masih Menganggur

Lalu, bagaimana dengan bakal calon yang lain?

Incumbent Kalatiku Paembonan, yang disebut-sebut bakal berpasangan dengan dr Etha Rimba Tandi Payung, memang pernah mengklaim didukung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Namun hingga Selasa, 10 Maret 2020, karebatoraja.com belum mendapat konfirmasi, apakah Kalatiku sudah mendapat rekomendasi atau belum.

Demikian pula dengan mantan bupati Toraja Utara, Frederik Batti Sorring, yang konon didukung Partai Demokrat. Bakal calon bupati Toraja Utara lainnya, seperti Sindra Maraya Bangri dan Pither Singkali, juga belum mendapat rekomendasi atau surat tugas dari partai politik.

Di Tana Toraja, bakal calon bupati yang belum mendapat surat tugas atau rekomendasi adalah Theofilus Allorerung dan Rudhy Andi Lolo. Kedua orang yang disebut-sebut bakal berpasangan di Pilkada ini, masih menunggu rekomendasi dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKPI, dan Partai Demokrat. (*)

Penulis: Arthur
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *