Mengenang Sumbangsih Unik Almarhum Frederik Batong

  • Whatsapp

UNGKAPAN duka cita atas wafatnya Ir. Frederick Batong dari berbagai pihak masih terus mengalir dan beredar di media sosial. Portal-portal berita populer seperti Tribunnews.com, Beritasatu.com, dan karebatoraja.com mengabarkan berita wafatnya Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) itu.

Frederik Batong menghembuskan nafas terakhirnya di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta pukul pukul 15.00 Wita, Senin (30/3/2020).

Bacaan Lainnya

Selmita Paranon, kerabatnya di Kota Palu mengatakan beliau memang beberapa waktu lalu dirawat karena sakit. “Sudah membaik, tetapi kambuh lagi tadi pagi,” jelasnya dalam pesan messenger.

Meskipun dua kali kesempatan saja, saya berinteraksi dengan almarhum, namun saya kira dua pertemuan itu kiranya mewakili sumbangsih unik beliau yang patut menjadi inspirasi. Terutama bagi generasi muda Toraja, baik yang sekarang maupun sesudahnya.

Baca Juga  IKAT Perth WA Gelar Event Toraja Night Indonesia’s Gem di Australia

Kesempatan pertama adalah ketika mewawancarai beliau dalam kaitan dengan peristiwa longsor di lokasi tambang bawah tanah PT Freeport pada bulan Mei 2013. Ada 32 pekerja terjebak, termasuk beberapa asal Toraja. Keterlibatannya yang unik dan menonjol di kalangan masyarakat Toraja menjadikannya narasumber utama bagi kalangan jurnalis lokal maupun nasional.

Konsern dan keterlibatannya dalam menyelesaikan aneka persoalan komunitas Toraja, terutama di rantau menjadi unik karena karakter kepemimpinan. Karena itu, ia menjadi figur penting dalam organisasi kemasyarakatan seperti IKAT dan PMTI. Frederick juga aktif dalam organisasi Pemuda Pancasila dan Forum Saudagar Bugis Makassar.

Kesempatan kedua, saya bertemu di kantor pemasaran perumahan Royal Spring di kawasan Jalan Hertasning Makassar, beberapa tahun silam. Rupanya beliau adalah salah salah satu owner dari kompleks perumahan itu.

Baca Juga  PMTI Gagas Program Toraja Menanam Pohon untuk Dunia

Tidak sulit untuk mengenalinya. Meskipun waktu itu hanya memakai celana pendek dan baju kaos polo. Saya menyapa beliau sambil tentu saja memperkenalkan diri. Suaranya pelan. Lebih banyak tersenyum. Sorot matanya tajam. Kami sempat bertukar nomor. HPnya cukup jadul, Nokia Communicator. Tak ada komunikasi lebih lanjut, karena urusan saya sebatas di pegawainya saja.

Hanya berselang beberapa tahun, kompleks perumahan yang dibangunnya menjadi salah satu hunian elit di Makassar dan Gowa. Bahkan beberapa tahun ini membuka yang baru dan lebih besar lagi di kawasan BTP. Tentu saja ini berkat kepiawaiannya sebagai pengusaha mampuni. Di kalangan karyawan dia dikenal sebagai “Bos yang baik hati.”

Beberapa buku mengenai tokoh Toraja berpengaruh menempatkannya sebagai sosok pengusaha nasional yang disegani. Alumnus SMA Negeri 1 Rantepao, dan IPB Bogor ini memang dikenal memiliki jiwa usaha dan bisnis luar biasa. Di masa kecil ia bahkan sudah menjadi penjual rokok keliling di pasar. Semangat kewirausahaan dan kepiawaian usaha adalah salah satu warisan yang patut menjadi teladan bagi terutama generasi muda Toraja.

Baca Juga  Mantan Ketua Timses Sebut Pembelian Hotel Marante Mubazir

Tentu saja 2 poin di atas hanyalah secuil dari banyak sumbangsih beliau. Saya mengajak pembaca yang mengenalnya untuk ikut menuliskan pengalaman dan interaksi dengan beliau. Tujuannya agar kita mengenal beliau dan jasa-jasanya secara lebih utuh. Agar filosofi di balik sukses kepempimpinan dan bisnisnya menjadi bahan studi dan inspirasi bagi kita.

Sudah saatnya kita mengungkapkan apresiasi kita duka cita atas kepergian orang-orang yang telah berdampak secara luas bagi kehidupan kita melalui karya tulis juga. Melalui tulisan-tulisan itu kontribusi beliau akan menjadi warisan dari generasi ke generasi. Duka yang mendalam kepada semua keluarga yang ditinggalkan. Semoga beliau beristirahat dalam kedamaian.

RIP, Bapak Frederick Batong.

Penulis: Stepanus Bo’do’, Seorang Fans. Dosen Komunikasi Fisip Universitas Tadulako.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *