Mengapa Cuaca di Toraja Akhir-akhir Ini Sangat Dingin?

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Terletak di ketinggian 700-1.646 meter di atas permukaan laut, wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara memang beriklim dingin. Namun, dalam beberapa hari terakhir, cuaca terasa sangat dingin, lebih dingin dari biasanya.

Beberapa warga membicarakan kondisi ini. Bahkan beberapa akun media sosial mengeluhkan cuaca dingin yang tidak biasa ini di wall mereka masing-masing. Lalu, mengapa cuaca di Toraja begitu dingin akhir-akhir ini?

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Dicari, Artis Toraja untuk Main Film “Tondokku”, Ikutan Casting Yuk!

Kepala Stasiun Meterologi Kelas IV Pongtiku, Tana Toraja, Agung Sudiono Abadi, S.Si, memiliki jawabannya. Menurut Agung, cuaca dingin berlebihan di Toraja akhir-akhir ini disebabkan bulan September, wilayah Toraja memasuki musim kemarau.

“Suhu dingin yang terjadi selama September ini merupakan hal yang normal dan sering terjadi ketika musim kemarau, serta kondisi geografis Toraja yang berada di ketinggian,” jelas Agung, saat dikonfirmasi karebatoraja.com, Kamis, 20 September 2018.

Diuraikan Agung, ketika kemarau, kandungan uap air di atmosfir cukup sedikit. Ini bisa diketahui dari tutupan awan yang cenderung cerah. Dan ketika cerah pada siang hari, bumi menyerap radiasi secara maksimal.

“Radiasi akan dilepaskan pada malam hari dari bumi ke atmosfer. Pelepasan energi panas yang tidak terhalang oleh tutupan awan itulah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi sangat dingin,” terang Agung.

Baca Juga  Luapan Air Sungai di Sangalla’ Sudah Lewati Jembatan, Jalan Poros Tidak Bisa Dilewati

Faktor lain, lanjut Agung, topografi Toraja yang berada di dataran tinggi menyebakan molekul udara lebih renggang dibanding dataran rendah. Sehingga lebih cepat mengalami pendinginan, apalagi ketika cuaca cerah dengan sedikit tutupan awan.

Stasiun Meterologi Kelas IV Pongtiku, Tana Toraja, mencatat selama September, temperatur udara di Toraja berkisar antara 12,4C hingga 30C dengan suhu minimum rata-rata 15,7C.

“Suhu terendah yang tercatat di Stasiun Meterologi Kelas IV Pongtiku yakni 12,4C, yang terjadi pada tanggal 12 September 2018,” pungkas Agung. (Arsyad Parende)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *