Mantan Presiden Soeharto Pernah Berkunjung dan Mendapat Gelar Adat Toraja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Bukan hanya Presiden Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Megawati Soekarno Putri, mantan Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, juga pernah berkunjung ke Tana Toraja.

Selain berkunjung ke Tana Toraja, Presiden Soeharto didampingi Ibu Tien Soeharto dan beberapa menteri Kabinet Pembangunan. Rombongan Presiden Soeharto sempat bermalam di Tana Toraja.

Bacaan Lainnya

Kenangan akan kunjungan Presiden Kedua RI tersebut diungkap oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Alfian Andi Lolo. Saat itu, Alfian, yang merupakan anak dari mantan Bupati Tana Toraja, AYK Andi Lolo, masih berusia sekitar tujuh tahun. Dia adalah salah satu anak yang ikut mengalungkan bunga selamat datang kepada Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto di Salubarani; perbatasan antara Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang.

Baca Juga  DPRD Tana Toraja Setujui Penyerahan Aset Daerah ke Toraja Utara

“Saya tidak ingat persis tanggalnya. Yang jelas sekitar bulan Maret akhir tahun 1977. Saat itu saya masih kecil, ikut bersama bapak saya (Bupati AYK Andi Lolo) menjemput Bapak Presiden Soeharto dan rombongan,” ungkap Alfian.

Benar saja. Berdasarkan catatan sejarah, Presiden Soeharto berkunjung ke Tondok Lepongan Bulan Tana Matari’ Allo (sebutan lain Toraja), pada akhir Maret 1977. Saat itu Kabupaten Tana Toraja masih berstatus Daerah Tingkat Dua (Dati). Presiden dan rombongan menggunakan helikopter dan mendarat di Enrekang, kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju ke Daerah Tingkat II Tana Toraja.

Baca Juga  Kemendag Sidak Harga Sembako Jelang Idul Fitri di Toraja Utara

Seingat Alfian, Presiden Soeharto juga mendapat gelar adat Toraja berdasarkan keputusan DPRD Daerah Tingkat II Tana Toraja. Gelar adat itu diserahkan dalam suatu upacara adat yang meriah di hadapan para pemangku adat dan tokoh masyarakat Toraja.

“Ada gelar adat diberikan kepada Presiden Soeharto, tapi saya lupa gelar apa yang diberikan kepada beliau waktu itu,” tutur Alfian.

Catatan sejarah menyebutkan gelar adat yang diperoleh Presiden Soeharto adalah  “Kambulu Katayungana Matariallo Taddunga Malelena Sang Toraya”, yang berarti sang pemimpin, pembimbing, dan pelindung rakyat bumi dan adat Tana Toraja. (*)
Penulis: Arthur
Foto: dok. Alfian Andi Lolo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *