Lagi Viral: Pesona Negeri di Atas Awan Buntu Sarapeang

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, REMBON — Lolai di Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, sudah dikenal berbagai kalangan sebagai “negeri di atas awan” Toraja. Namun, sensasi seolah berada di atas awan juga bisa dirasakan di beberapa tempat lain di Toraja.

Sebut saja Buntu Sarira di Kecamatan Makale Utara. Buntu Marinding di Kecamatan Mengkendek. Atau Buntu Kandora dan Mapongka, juga di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Bacaan Lainnya

Terbaru dan saat ini foto dan videonya sedang viral di media sosial, adalah Buntu Sarapeang di Kecamatan Rembon, Tana Toraja. Lokasinya yang cukup dekat dengan Kota Makale, membuat situs ini bisa jadi lokasi baru untuk menikmati sensasi berada di atas awan.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin berkunjung ke sana, karebatoraja.com mendapat ringkasan pengalaman, juga rute perjalanan menuju ke objek dari pencinta alam yang juga seorang guru, Richard LN, berikut ini.

Bagi masyarakat awam mungkin lebih familiar menyaksikan lautan awan di Lolai, Buntu Sarira, Buntu Kandora, atau Mapongka. Namun di bagian barat Tana Toraja, tepatnya di Buntu Sarapeng, Lembang Talion, Kecamatan Rembon, ada pemandangan yang tak kalah cantik nan eksotis. Namanya Buntu Sarapeang.

Untuk menuju ke sana, perjalanan tidak terlalu jauh, dari Kota Makale hanya memakan waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan roda dua ke Lembang (Desa) Talion. Sesudah itu, melanjutkan ke lokasi camp di Buntu Sarapeang sekitar 2 jam.

Di lokasi itu kita bisa mendirikan tenda dome atau tenda gunung sambil menyaksikan sunset dan menyeruput kopi panas.

Buntu Sarapeang berketinggian sekitar 1200 mdpl dan  di malam hari udara terasa sangat dingin. Sesekali kabut menyapu lokasi tenda di sekitaran tempat camp.

Di pagi hari, sekitar pukul 06.00 Wita, nampak pemandangan indah yakni sunrise atau matahari terbit. Pukul 07.00 Wita, bisa lewat sedikit, nampak hamparan awan menutupi lembah yang menampilkan panorama begitu indah dan menakjubkan.

Setelah menikmati sensasi alam di tempat ini, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Puncak Pa’tembo (tranggulasi) di ketinggian 1800 mdpl. Di tempat ini, keindahan alam sekitar Batusura, Rantetayo hingga deretan pegunungan Sarira, akan memanjakan mata dan memuaskan batin.

Namun perlu diingatkan kepada pengunjung bahwa sepanjang perjalanan ke Buntu Sarapeang masih banyak flora dan fauna langka, seperti lumut, kantong semar, dan bunga abadi edelwais. Mohon dengan sangat agar kita semua tidak merusak alam. (*)

Penulis: Desianti
Foto/sumber: Richard LN

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *