Kontraktor Bangun Kembali Talud Gereja Katolik Tampo yang Runtuh

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Talud dari bahan beronjong (gabions) yang ambruk di Gereja Katolik Stasi Tampo, Kecamatan Makale, Tana Toraja, diperbaiki.

Perbaikan talud senilai Rp992,2 juta itu dilaksanakan oleh rekanan (kotraktor) CV. Jalinan Sutra Maroson.

Bacaan Lainnya

Pada Jumat, 22 Februari 2019, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Alfian Andi Lolo, bersama Ketua Tim TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja, meninjau pembongkaran dan perbaikan pekerjaan bronjong langsung ke lokasi pembangunan.

Berdasarkan hasil peninjauan dan analisa sementara, robohnya talud tersebut, selain karena volume curah hujan yang tinggi, juga diduga karena kesalahan pemasangan dasar bronjong.

BERITA TERKAIT: Talud Gereja Memori 80 Tahun Baptis Katolik Pertama di Tampo Makale Roboh

“Penyedia (rekanan) sudah sepakat untuk memperbaiki pekerjaan ini kembali. Tentu dengan pengawasan yang ketat, baik dari TP4D Kejari Makale, juga dari konsultan pengawas,” ungkap Alfian.

Sebelumnya, dalam penjelasannya kepada karebatoraja.com, Alfian menyebut proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan dan masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana.

BERITA TERKAIT: Talud Gereja Katolik Tampo yang Ambruk Ini Proyek Pemerintah

“Saya sudah perintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki talud ini, karena masih tanggung jawab mereka,” kata Alfian, saat dikonfirmasi Minggu petang, 17 Februari 2019.

Alfian mengatakan, biaya proyek ini belum sepenuhnya dibayarkan ke rekanan/kontraktor pelaksana. Juga belum diperiksa oleh Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami tidak akan melakukan pembayaran secara utuh sebelum APIP dari BNPB serta BPKP memeriksa pekerjaan tersebut,” tegas Alfian. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Foto: dok. BPBD Tana Toraja

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *