Komisioner KPU Toraja Utara Ini Akui Memiliki Hubungan Keluarga dengan Kalatiku Paembonan

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara, Roy Pole Pasalli, mengumumkan secara terbuka bahwa dirinya memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu bakal calon Bupati Toraja Utara, yakni Dr Kalatiku Paembonan, M.Si.

Pengumuman terbuka itu disampaikan Roy Pole Pasalli, di hadapan Bawaslu Kabupaten Toraja Utara, utusan Partai Politik, serta anggota PPK se Kabupaten Toraja Utara dalam forum Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutahiran dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Toraja Utara yang dilaksanakan di aula Kantor KPU Kabupaten Toraja Utara, Senin, 14 September 2020.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Tinjau Longsor di Dua Kecamatan, Kalatiku Upayakan Alat Berat Secepatnya

“Rekan-rekan Komisioner KPU, Ketua Bawaslu Kabupaten Toraja Utara dan anggota, perwakilan partai politik, media/pers, dan hadirin sekalian yang saya hormati. Kewajiban etik saya sebagai penyelenggaran pemilu anggota KPU Kabupaten Toraja, bahwa benar jika saya memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu bakal calon bupati Toraja atas nama Bapak Dr Kalatiku paembonan, MSi,” tutur Roy.

Meski begitu, Roy menekankan bahwa dirinya akan tetap bekerja secara professional, adil, terbuka, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Adapun pencalonan keluarga kami atas nama Dr Kalatiku Paembonan, M.Si perlu saya tekankan dan sampaikan bahwa saya akan bekerja, bersikap, bertindak, berperilaku, sesuai asas dan prinsip penyelenggara pemilu serta memberlakukan seluruh peserta pemilu secara adil, setara, professional, proporsional, terbuka dan akuntabel,” tegas Roy Pasalli.

Baca Juga  Menyedihkan, Dua Tim Sepakbola Toraja Takluk dari Gaspa Palopo di Liga 3

Pengumuman secara terbuka yang dilakukan oleh Roy Pasalli ini merupakan kode etik pedoman perilaku penyelenggaran pemilu. Pengumuman ini juga dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi kode etik, pedoman perilaku penyelenggaran pemilu berdasarkan PKPU nomor 3 tahun 2020 dan Peraturan DKPP RI nomor 2 tahun 2017.

Dalam Peraturan DKPP Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 disebutkan setiap penyelenggara Pemilu wajib untuk mendeklarasikan secara terbuka apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon peserta Pemilu atau tim kampanye. Sesuai ketentuan norma di dalam kode etik penyelenggara Pemilu, apabila seorang anggota penyelenggara Pemilu tidak melakukan kewajiban tersebut, DKPP dapat memrosesnya berdasarkan pengaduan dari masyarakat dan bila terbukti kepada yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi.

Baca Juga  Selamat datang di Toraja, Ibu Menteri!

Diketahui, Kalatiku Paembonan yang saat ini masih menjabat Bupati Toraja Utara mencalonkan diri kembali dalam Pilkada Toraja Utara tahun 2020 berpasangan dengan dokter Etha Rimba Tandi Payung. Pasangan ini diusung Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKPI, dan Partai Perindo. (*)

Penulis: Arthur
Foto: Komisioner KPU Toraja Utara, Roy Pole Pasalli, membacakan pernyataan terbuka bahwa dirinya memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu bakal calon Bupati Toraja Utara yang akan mengikuti Pilkada pada Desember 2020 mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *