Kementerian Pariwisata Sosialisasi Upaya Perkuat Daya Saing Pariwisata di Tana Toraja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, SANGALLA’ — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berupaya menaikkan peringkat Indonesia pada indeks daya saing pariwisata tahun 2021 di ASEAN. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui sosialisasi indeks daya saing pariwisata atau Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI) dengan melibatkan komponen pentahelix (unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan).

Kamis, 17 September 2020, dengan menggandeng Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur menggelar kegiatan sosialisasi Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI) di kawasan objek wisata rohani keluarga kudus Nazaret Sa’pak bayo-bayo Sangalla’ Utara.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini di hadiri Koordinator Regional III Direktorat pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Sulsel, Narasumber serta peserta sosialisasi Travel Tourism Competitiveness Index.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Tana Toraja, Rospita Napa’ mengatakan untuk mewujudkan Pariwisata Indonesia khususnya pariwisata Tana Toraja yang berkualitas, ada beberapa strategi yang perlu dilakukan mulai dari strategi Pemasaran, memperbanyak keanekaragaman atraksi di daerah wisata, daya saing industri pariwisata, dan membangun keterlibatan masyarakat lokal didalam memajukan pariwisata.

“Kegiatan hari ini adalah upaya untuk meningkatkan keempat strategi tersebut sehingga ini sangat penting untuk disimak dan diinplementasikan dalam upaya mewujudkan Pariwisata Indonesia lebih khusus Tana Toraja yang berkualitas,” harap Rospita.

Yang terpenting, lanjut Rospita, adalah menjaga alam dengan kebersihan di objek wisata, penerapan Sapta pesona sehingga wisatawan akan tertarik untuk datang dan menyisakan memory yang indah dalam kunjungannya.

Rospita Napa’ juga menegaskan beroperasinya Bandar Udara Toraja menjadi angin segar untuk pariwisata Tana Toraja sehingga tugas kita bersama saat sekarang ini adalah meningkatkan animo masyarakat memanfaatkan transportasi udara baik yang mau ke Tana Toraja maupun dari Tana Toraja agar penerbangan semakin lancar dan rute – rute baru bisa semakin terbuka.

Koordinator Regional III Direktorat pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Drs. Agus Suprihastono MM dalam sambutannya berharap agar Tana Toraja setiap saat melahirkan destinasi-destinasi baru yang penting memperhatikan kesehatan, keamanan dan lingkungan.

“Karena di Toraja kita tidak melihat dari keindahan saja tapi kita juga melihat kesehatan dan kenyamanan lingkungan, jangan sampai orang yang datang di Toraja merasakan ketidaknyamanan,” ujar Agus.

Sosialisasi indeks daya saing pariwisata digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti jaga jarak, cuci tangan dan menggunakan masker. (*)

Penulis: Arsyad/Abd. Munir
Foto: Sosialisasi Upaya Perkuat Daya Saing Pariwisata di Tana Toraja, yang dilaksanakan di objek wisata religi Sa’pak Bayo-bayo, Kecamatan Sangalla’ Utara.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *