Kadis DPML Tana Toraja: Dana Desa Harus Dianggarkan untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE —  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Kabupaten Tana Toraja, Marida Bungin menegaskan Dana Desa harus dianggarkan untuk penanganan pandemi virus Corona (Covid-19).

Penegasan Kepala Dinas DPML Kabupaten Tana Toraja ini sesuai dengan edaran Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar yang diterbitkan pada tanggal 24 maret 2020 yang menghimbau agar dana desa digunakan untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Baca Juga  6 Warga Positif Corona, Wilayah RT Paku, Kelurahan Kampen, Makale, Diisolasi

Sebelum merebaknya pandemi virus corona di Indonesia, alokasi dana desa pada APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) mengikuti Permendes 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Dana Desa Tahun 2020.

“Pada aturan tersebut, dana desa dialokasikan untuk program-program yang di antaranya adalah PKT, pemberdayaan masyarakat hingga pembangunan posyandu. Namun, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, dana desa harus fokus kepada Padat Karya Tunai (PKT) dan penanganan Corona sehingga desa yang sudah membuat APBDes sesuai dengan Permendes tersebut harus mengubahnya menjadi dua fokus yaitu program PKT serta pencegahan dan penanganan Covid-19,” terang Marida Bungin, Senin, 30 Maret 2020.

Adapun aturan pengubahan APBDes ini telah secara detil tertuang pada surat edaran Mendes PDTT Nomor 8 Tahun 2020. Surat edaran ini telah diteruskan kepada pemerintah daerah termasuk kepala Lembang setempat.

Baca Juga  Gubernur Umumkan 2 Kasus Positif Corona di Sulawesi Selatan

Marida mengatakan, untuk di Kabupaten Tana Toraja, surat edaran menteri PDTT soal Dana Desa untuk penanganan Corona sudah ditindaklanjuti dengan surat edaran Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae. Pemerintah Lembang telah diinstruksikan untuk mengalokasikan Dana Desa untuk Penanggulangan Bencana.

“Setiap Lembang diminta menganggarkan minimal 40 juta sampai 60 juta sehingga jika ada dana sisa dari penanganan Pandemi Corona, bisa digunakan untuk penanganan bencana lainnya apalagi Tana Toraja termasuk daerah yang rawan Bencana alam seperti bencana longsor,” tegas Marida.

Untuk pencegahan dan penanganan covid 19 di tingkat Lembang, pemerintah Lembang diminta membentuk Relawan Covid-19, melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Covid-19, dan mengawasi pergerakan warga. (*)

Baca Juga  Eva Stevany Rataba Donasikan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 ke RS Elim Rantepao

Penulis: Arsyad Parende
Foto: dok. Istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *