Jalan Amblas di Warung Tengah Kian Parah, Jalur Rantepao-Palopo Terancam Lumpuh

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, PALOPO — Longsor yang menyebabkan jalan amblas di poros Toraja Utara-Kota Palopo, tepatnya di Kilometer 24 kian parah. Selain jalan, sejumlah bangunan milik warga di daerah yang dikenal dengan nama Warung Tengah, itu juga roboh dan retak.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, menyebutkan pada Kamis, 18 Juni 2020, kondisi jalan makin mengewatirkan. Kendaraan besar dihimbau untuk tidak melintas.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kawal Perbaikan Jalan Amblas di Poros Rantepao-Pangala’

“Longsor terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, Kamis, 18 Juni 2020,” ungkap Kepala BPBD Palopo, Anthonius Dengen, seperti dikutip media online koranseruya.com.

Karena kondisi longsor dan jalan amblas kian parah, Anthonius mengimbau agar sopir truk dan kendaraan besar tidak melintasi poros Palopo-Toraja kilometer 24 Battang Barat tersebut karena sebagian ruas jalan amblas.

“Mobil sejenis Avanza saja sudah sangat rawan melewati poros ini karena jalan sudah banyak yang longsor dan amblas,” katanya.

Selain soal kendaraan, Anthonius juga menginformasikan bahwa sebanyak 8 kepala keluarga yang bermukim di daerah itu telah diungsikan.

“Apalagi curah hujan masih sangat tinggi dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” terangnya.

Baca Juga  Tinjau Longsor Puncak Palopo, Menteri PUPR Sebut Pembangunan Jalan Bua-Toraja Utara Akan Dipercepat

Informasi yang dihimpun karebatoraja.com, longsor dan jalan yang amblas di Warung Tengah ini terjadi sejak 13 April 2020 yang lalu.

BERITA TERKAIT: Jalan Amblas di Warung Tengah Makin Parah, Lalulintas Toraja-Palopo Terancam Lumpuh

Bahkan sebelumnya sejumlah warga sudah membongkar sendiri bangunan miliknya dan mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Jalur Toraja Utara-Palopo memang dikenal rawan bencana alam, terutama tanah longsor. (*)

Penulis: Desianti
Foto: Handover koranseruya.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *