Ini Alasan Kenapa Djuli Membaya Diberhentikan dari Wakil Ketua IKT Papua

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, JAYAPURA — Dewan Pembina dan Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua memberhentikan secara tidak hormat  Djuli  Mambaya, dari posisinya sebagai Wakil Ketua I  IKT Papua.

Pemberhentian Djuli Membaya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus IKT Papua nomor 018/SP/IKT-PP/VI 2018  tertanggal 8 Juni 2018 yang ditandatangani Ketua Umum IKT Provinsi Papua, John Rende Mangontan dan Sekretaris IKT, Yulius Palullungan, serta diketahui Ketua Dewan Pembina IKT Papua, Prof. DR Yohanis Rante, SE, M.Si.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Panorama Alam Menakjubkan dari Puncak Buntu Batu Silaga di Rembon

Secara lengkap SK  Pemberhentian tersebut menyatakan  SK  No.016/MUS -III/IKT-PP/2015 tentang pengangkatan badan pengurus IKT Papua priode 2015-2020 dicabut  dan tidak berlaku bagi Sdr.Djuli Mambaya, sebagai Waki Ketua. Dan kepada yang bersangkutan disampaikan terima kasih atas semua yang telah dilakukan selama dalam kepengurusan. Selain itu,disampaikan permohonan maaf jika selama Djuli Membaya  menjadi pengurus dan ada hal-hal yang tidak berkenan.

Terbitnya SK pemecatan DJM ini  sebagai tindaklanjut  dari  hasil rapat pleno Dewan Pembina dan Pengurus IKT Provinsi Papua yang dihadiri 36 orang di Tokongkonan Jalan Jeruk Nipis, 2 Juni 2018 yang lalu.

Salah satu hasil pleno tersebut merekomendasikan kepada Ketua Umum  IKT Papua untuk melakukan pemberhentian dengan tidak hormat kepada WakilKetua UM IKT Papua atas nama Djuli Mambaya, dengan beberapa alasan. Pertama, karena yang bersangkutan dipandang telah melakukan tindakan-tindakan yang merusak nama baik orang lain, organisasi, dan beberapa tokoh Toraja melalui media sosial.

Baca Juga  Pemuda Toraja Utara Ikrarkan Perlawanan Terhadap Narkoba

Selain itu, yang bersangkutan dipandang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan berpotensi menyebabkan masyarakat Toraja terkotak-kotak atau memecah belah persatuan.  Disamping itu sebagai pembelajaran bagi kader organisasi yang lain agar dapat menjaga nama baik organisasi dan nama baik Sang Torayaan di Tanah Papua.

Dewan Pembina IKT Papua, Prof. Yohanis Rante,SE, M.Si  yang ditanyai  wartawan dalam konferensi pers di Gedung Tongkonan, Jalan Jeruk Nipis, Kota Raja, Papua, Kamis, 14 Juni 2018, mengatakan, pemberhentian Djuli Mabaya  sebagai Wakil Ketua I IKT  ini merupakan keputusan  organisasi  IKT,  bukan kelompok apalagi perorangan.

“Karena ini keputusan organisasi, maka otomatis  itu keputusan itu sah dan mengikat secara organisasi,” tegas Prof. Rante, yang didampingi beberapa pengurus lainnya. (Arthur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *