Informasi Seputar Objek Wisata Buntu Burake Bisa Diakses dengan Barcode

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Inovasi untuk memudahkan wisatawan mengakses informasi tentang objek wisata kini mulai dikembangkan di Indonesia, tak terkecuali Tana Toraja.

Salah satu contoh inovasi untuk mempermudah wisatawan mengakses informasi tentang suatu objek wisata adalah dengan menerapkan aplikasi barcode.

Bacaan Lainnya

Eli Bernard M, SE, Salah seorang reformer atau peserta Latpim IV angkatan 335 Tana Toraja dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja baru saja membuat satu inovasi penerapan layanan barcode untuk mempermudah wisatawan mengakses informasi seputar objek wisata Religi Patung Yesus di Buntu Burake Tana Toraja.

Baca Juga  Jalan ke Objek Wisata Buntu Burake Tana Toraja Diaspal, Warga Senang

Program inovasi Eli Bernard ini bernama Destinasi Wisata PINTAR (Pelayanan Informasi Inovatif dan Terbuka) – SMART DESTINATION yang mulai bisa diakses hari ini, Rabu, 13 November 2019.

Cara mengaksesnya sangat mudah, wisatawan yang berkunjung ke Kawasan objek wisata Religi Buntu Burake cukup menginstal aplikasi QR Barcode Scanner di Play Store atau app store pada smartphone Android atau iOS lalu scan pada barcode yang telah tersedia di Burake. Secara otomatis semua informasi objek Wisata Buntu Burake berupa lokasi, sejarah, legenda, keunikan dan keindahan obyek wisata dapat diakses dari genggaman.

Layanan Barcode ini tersedia di dua titik disekitar kawasan objek wisata Buntu Burake yakni diujung jembatan layang menuju patung dan didepan pintu masuk kaki patung.

Baca Juga  DPRD Tana Toraja Tidak Naikkan Target PAD dalam APBD Perubahan

Eli Bernard mengatakan, program ini berupa layanan informasi wisata berbasis aplikasi Barcode bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata religi Buntu Burake di Tana Toraja. Informasi yang dimuat dalam layanan barcode ini rencananya akan dibuat dalam dua bahasa (Inggris dan Indonesia) meskipun saat ini masih memuat satu bahasa yakni bahasa Indoensia.

Informasi yang dimuat dalam layanan ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Eli Bernard dari sumber yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program inovasi ini akan dipertanggungjawabkan pada Seminar Laboratorium Kepemimpinan Latpim IV angkatan 335 Tana Toraja, Kamis, 14 Nopember 2019. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *