Indahnya Pemandangan Embung Serbaguna Bernuansa Wisata di Buntu Limbong, Gandasil

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, GANDASIL — Proses pembangunan Embung Serbaguna di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Kabupaten Tana Toraja hampir rampung.

Embung atau cekungan penampung adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta untuk meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait (sungai, danau). Embung digunakan untuk menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, estetika, hingga pengairan.

Bacaan Lainnya

Embung Serbaguna di Buntu Limbong ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang dengan biaya kurang lebih Rp7 miliar dan mulai dikerjakan pada Juli 2019.

Baca Juga  Avanza Masuk Kebun Singkong di Buntu Limbong

Dari foto-foto yang diabadikan dan diunggah ke media sosial oleh warga Buntu Limbong bernama Olivia Agustin, tampak pembangunan Embung Serbaguna dilengkapi sejumlah fasilitas wisata, mulai dari gazebo bercorak rumah adat Toraja dan taman yang dilengkapi dengan bangku-bangku dan bunga-bunga.

Pagar dan pondasi Embung juga sudah dicat sehingga terlihat lebih indah dan bersih. Di salah satu sisih Embung terdapat tulisan Embung Serbaguna Kabupaten Tana Toraja.

Kepala Lembang Buntu Limbong, Rosmiati, mengatakan pembangunan Embung sudah hampir selesai dikerjakan, saat ini sudah memasuki tahap finishing dan bulan Maret 2020 sudah bisa difungsikan.

Taman dan gazebo yang ada di lokasi Embung.

Rosmiati mengatakan untuk mendukung keberadaan Embung Serbaguna tersebut, saat ini yang sedang dikerjakan jalan rabat beton menuju lokasi Embung sepanjang 750 meter sehingga dari Kantor Lembang Buntu Limbong.

Baca Juga  Tabrak Sepeda Motor, Minibus Terjun dari Jembatan di Buntu Limbong

Rosmiati menyebutkan Embung Serbaguna ini didesain sebagai sumber irigasi, air bersih, dan sarana wisata. Namun saat ini baru air bersih yang bisa difungsikan dan dinikmati masyarakat. Untuk sarana irigasi juga belum difungsikan karena masih ada pengerjaan talud di landasan Embung yang masih tahap pengerjaan sehingga belum diisi air.

Selain bangunan Embung Serbaguna yang bangunannya terlihat elok, pemandangan alam di tempat ini juga sangat indah. Hamparan sawah, kebun dan rumah warga, serta hutan yang hijau, memanjakan mata pengunjung. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Model/foto: Olivia Agustin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Pengerjaan yg TDK tuntas pada hal menelan banyak biaya tapi sampai sekarang blm selesai, pekerje, kontraktor nya dan alat2 sdh TDK ada di lokasi padahal blm selesai, kami masyarakat setempat sangat memprihatikan hal itu janji tinggal janji…bagi bapak ibu yg memiliki jabatan coba jek ke lokasi gimn hasilnya apa bapa ibu memuaskan TDK????