Hadapi Pandemi Corona, Pemkab Toraja Utara Tidak Tutup Objek Wisata

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Tidak seperti kabupaten Tana Toraja, pemerintah kabupaten Toraja Utara tetap membuka objek wisata di tengah rasa was-was masyarakat terhadap pandemik virus Corona.

Meski begitu, pemerintah memberlakukan aturan ketat bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang hendak berkunjung ke Toraja Utara.

Bacaan Lainnya

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, melalui Surat Edaran nomor 004.5/0367/Setda/III/2020/Setda tanggal 16 Maret 2020, perihal himbauan kepada masyarakat Toraja Utara dalam pencegahan/penanganan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menegaskan ada dua aturan ketat kepada warga yang berkunjung ke Toraja Utara maupun hotel dan penginapan.

Baca Juga  FOTO: Objek Wisata Buntu Burake Ditutup Sementara untuk Antisipasi Covid-19

Pertama, seluruh fasilitas pemerintah maupun swasta, hotel/penginapan, restoran, objek wisata, pusat perbelanjaan dan perusahaan bus untuk menyediakan tempat cuci tangan (hand sanitizer) di kantor atau unit usaha masing-masing.

Kedua, seluruh masyarakat Toraja Utara, WNI atau WNA yang datang dari luar daerah untuk menghubungi Satgas Penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara dengan call centre 082190345817 untuk dilakukan deteksi dini.

Kebijakan pemerintah kabupaten Toraja Utara ini disesalkan sejumlah kalangan. Harapan sebagian masyarakat objek-objek wisata ditutup dulu untuk sementara untuk menghindari atau memutus mata rantai penularan Covid-19.

Apara gaikna tu passikolah diliburkan ke taek na tutup tu objek wisata untuk sementara waktu? Wahai pemerintaku yang bijak; bijaklah dalam menangani penyebaran COVID 19. Pribadiku, buat apa sekolah diliburkan sementara wisatawan dibiarkan keluar masuk wilaya kita. Seharusnya kita menjaga penularan bukan menunggu penularan,” tulis seorang warga ke redaksi karebatoraja.com.

Baca Juga  5 Keluarga Penjual Bakso dan 1 Ibu yang Baru Melahirkan Dinyatakan Sembuh dari Corona

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, mengambil langkah tegas dengan menutup sementara objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Tana Toraja. (*)

Penulis: Arthur
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *