Gara-gara Minyak Gosok, Suami Tebas Leher Istrinya

  • Whatsapp
Aparat Kepolisian Sektor Rantepao meringkus Semuel Amping, pelaku penganiayaan terhadap istrinya sendiri di Tikala, Senin siang.

TIKALA — Gara-gara tidak dibawakan minyak gosok saat diminta mengurut badannya, Semuel Amping alias Papa Rudi, warga Tikala, tega menebas leher istrinya, Suminah alias Mama Rudi.

Peristiwa yang sempat menggegerkan warga setempat ini terjadi sekitar pukul 10.15 Wita, Senin, 16 Januari 2017.

Bacaan Lainnya

Akibat tebasan parang itu, Suminah menderita luka terbuka yang cukup parah di bagian leher. Korban kemudian dilarikan ke RS Elim Rantepao untuk mendapatkan perawatan. Hingga berita ini diturunkan, Suminah masih dirawat intensif di rumah sakit.

Baca Juga  Catat, Jumat Besok, Puncak Ritual Ma’nene’ di Lempo Poton

“Pasien atas nama Suminah sudah dioperasi dan sekarang sedang menjalani perawatan. Dia mengalami luka cukup lebar di bagian leher,” ungkap dokter UGD RS Elim Rantepao, Yain Panggalo, kepada karebatoraja.com, Senin petang.

Sementara itu, pelaku, Semuel Amping alias Papa Rudi, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas, karena saat hendak diamankan, yang bersangkutan melakukan perlawanan kepada petugas menggunakan parang dan pisau. Bahkan beberapa warga yang ikut membantu petugas kepolisian meringkus pelaku, juga tidak luput dari serangan senjata tajam.

Namun perlawanan Papa Rudi berakhir setelah sebutir timah panas petugas menembus lutut kirinya. Dia pun diringkus dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Usai dirawat, Semuel alias Papa Rudi ini akan menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga  VIDEO: Detik-detik Kebakaran Hanguskan 2 Tongkonan, 6 Lumbung, dan 2 Rumah di Nanggala

Informasi yang dihimpun karebatoraja.com di tempat kejadian, menyebutkan peristiwa itu dipicu hal sepele. Awalnya, Semuel meminta istrinya Suminah untuk mengurut badannya yang sakit. Namun saat istrinya masuk ke kamar untuk mengurut, dia lupa membawa minyak gosok. Hal itu membuat Semuel naik pitam dan langsung menebas leher istrinya menggunakan parang. Beruntung sang istri masih bisa selamat.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Arief Satriyo yang dikonfirmasi Senin malam, 16 Januari, membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut.

“Betul, Dek, dan pelakunya sudah kita amankan,” ujar Kapolres.

Dia mengatakan, informasi sementara yang diperoleh petugas di lapangan, pelaku diduga mengalami gangguan pikiran. “Informasinya pelaku sering sakit malaria, tapi masih perlu didalami lagi,” jelas Kapolres. (Jufri Tonapa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *