FOTO: Spanduk Toraja Tolak Tambang di Malam Pergantian Tahun

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Toraja (Format) Makassar mengisi malam pergantian tahun di Makale, Tana Toraja, dengan kampanye penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Toraja.

Salah satu bentuk kampanye adalah dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Toraja Tolak Tambang” di loby Gedung DPRD Tana Toraja.

Bacaan Lainnya

Untuk menarik perhatian puluhan ribu pengunjung yang menantikan detik-detik pergantian tahun di Plaza Kolam Makale, para mahasiswa ini membentangkan spanduk sambil menyalakan flare (suar).

Baca Juga  FORMAT Bawa Kasus Dugaan Korupsi SIAK Disdukcapil Tana Toraja ke KPK

Aksi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa yang dilakukan Format di depan kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, 29 November 2019.

Pada unjuk rasa itu, mahasiswa meminta Gubernur Sulsel mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) terhadap dua perusahaan besar yang telah memiliki izin tambang di Tana Toraja, yakni PT. Makale Toraja Mining & PT. Cristina Eksplo Mining (CEM).

Menurut data yang dimiliki oleh para mahasiswa Toraja ini, saat ini ada dua perusahaan besar yang telah memiliki IUP di Toraja yaitu PT. Makale Toraja Mining (MTM) yang bergerak di bidang usaha tambang biji galena (Timah hitam) dengan mineral ikutanya emas, tembaga, dan lain-lain yang akan beroperasi di wilayah Sangkaropi Toraja Utara.

Baca Juga  FORMAT Desak BPKP Serius Tangani Kasus Dugaan Korupsi di Toraja

Sementara PT. Cristina Eksplo Mining (CEM) bergerak di usaha pertambangan biji galena (timah hitam) yang akan beroperasi di Lembang Sasak Kecamatan Bittuang Tana Toraja. (*)

Penulis/foto: Arsyad Parende

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *