Hanya Dua Hari, 9 Pengedar Narkoba Ditangkap di Toraja

  • Whatsapp
AKP Sudarman, Kasat Narkotika Polres Tana Toraja

KAREBA TORAYA — Peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya (narkoba) di Toraja sudah sangat mengkhawatirkan. Bayangkan, hanya dalam tempo dua hari, polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tana Toraja, berhasil meringkus sembilan pengedar dan penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu.

Pada Jumat, 22 Juli 2016, BNNK Tana Toraja meringkus lima pengedar narkoba jenis sabu di dua lokasi berbeda, yakni di Rantelemo, Tana Toraja dan Rantepao, Toraja Utara. Kelima orang warga yang ditangkap itu, masing-masing berinisial GN dan AS, warga Rantelemo dan IH, WD, FA, warga Rantepao. Bersama lima pengedar tersebut, BNNK Tana Toraja menyita delapan sachet narkoba jenis sabu. Saat ini, para pelaku ini sudah diamankan di Kantor BNNK Tana Toraja untuk diproses hukum lebih lanjut.

Sehari sesudah, Sabtu, 23 Juli 2016, giliran Satuan Narkotika Polres Tana Toraja yang menangkap para pengedar narkoba. Tiga warga, masing-masing berinisial YP, RI, dan HC, diringkus di Tampo, Tallunglipu, pada Sabtu malam. Dari ketiga pelaku ini polisi menyita delapan sachet sabu-sabu siap edar, uang tunai Rp500 ribu, dan sebuah telepon genggam.

Setelah ditangkap, ketiga warga, yang belakangan hanya mengaku sebagai kurir ini, menunjuk seorang warga lainnya, berinisial NB, warga Jalan Ahmad Yani Rantepao. “Menurut pengakuan tiga orang ini, barang bukti yang kami sita berupa delapan paket sabu itu milik NB,” terang Kasat Narkotika Polres Tana Toraja, AKP Sudarman kepada Karebatoraja.com, Senin petang, 25 Juli.

Mendapat petunjuk ini, polisi langsung meluncur ke Rantepao dan mengamankan NB. Meski tidak ada barang bukti sabu di rumah, namun NB tetap digelandang polisi ke Mapolres Tana Toraja. “NB ini merupakan resedivis, dia pernah dipenjara empat tahun dalam kasus yang sama,” tegas Sudarman.

Sudarman mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti sampai di NB. “Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan dan bandarnya,” katanya. (Arthur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *