Cegah Politik Uang, Panwascam Sangalla Kumpul Kepala Kampung di Buntu Masakke

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, SANGALLA — Pengawas Kecamatan Sangalla melakukan beberapa langkah pencegahan dalam menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tahun 2020.

Panwascam Sangalla menekankan pentingnya fungsi pencegahan dalam pengawasan, sehingga sebelum masyarakat terlibat dalam pelanggaran, maka Panwas hadir untuk mengingatkan. Salah satunya dengan mengadakan sosialisasi netralitas ASN dan pencegahan politik uang yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Buntu Masakke, Kecamatan Sangalla. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Buntu Masakke, Kepala Lingkungan dan Kepala RT di lingkup wilayah Kelurahan Buntu Masakke, Senin, 21 September 2020.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Panwascam Sangalla, Kordiv PHL, Krisnawati P. Ranteallo menyampaikan aturan dan sanksi bagi ASN yang terlibat dalam politik praktis. Selain itu disampaikan pula bahwa Kepala Kampung dan RT perlu menjaga netralitas dalam pemilihan ke depan.

“Memang secara garis besar tidak ada aturan yang mengatur langsung tentang Kepala Kampung dan RT. Tetapi sebagai kepala yang mencakup puluhan hingga ratusan masyarakat, Kepala Kampung dan RT perlu menjaga netralitasnya, sehingga apabila terjadi perselihan antar pemilih, maka akan menengahi nantinya. Mengenai sanksi, tentu ada, yakni sanksi adminitrasi yang akan ditujukan ke instansi terkait nantinya,” jelas Krisnawati.

Lebih lanjut, Krisnawati memaparkan mengenai aturan dan sanksi bagi setiap orang yang melakukan politik uang beserta sanksinya. “Pemberi dan penerima politik uang, dapat dijatuhi sanksi pidana minimal 36 bulan dan maksimal 72 bulan ataupun denda, paling sedikit Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar,” tegasnya.

Kepala Kelurahan Buntu Masakke memberi apresiasi atas langkah pencegahan yang dilakukan Panwascam Sangalla. “Kami berterima kasih atas langkah pencegahan seperti, sehingga masyarakat merasakan adanya fungsi pengawasan dari Panwas,”ucapnya.

Panwascam Sangalla, devisi pengawasan dan hubla, sebelumnya telah melakukan berbagai langkah pencegahan hingga saat ini. Seperti pencegahan di media sosial yang terus disuarakan dan dapat di akses seluruh masyarakat di dunia maya. (*)

Penulis: Arsyad Parende

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *