Cegah Corona, Mahasiswa dari Samarinda Asal Gandasil Ini Isolasi Diri di Kebun

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, GANDASIL — Abdul Munir mahasiswa semester 6 di IAIN Samarinda jurusan Perbankan Syariah asal Lembang Garassik Kecamatan Gandangbatu Sillanan patut jadi contoh bagi masyarakat Tana Toraja.

Sejak wabah Corona terjadi di Indonesia awal Februari lalu, aktivitas sosial masyarakat pun mulai dibatasi tak terkecuali aktivitas belajar mengajar di kampus. Hidup di rantau dalam situasi pandemi tentu berat bagi mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Abdul Munir lalu memilih pulang ke kampung halamannya di Lembang Garassik kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, akhir Maret lalu, tepatnya tanggal 30 maret 2020.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Edukasi Masyrakat Agar Waspadai Penularan Virus Corona

Meski pemerintah menghimbau untuk tidak mudik di masa pandemi, namun Abdul Munir tetap pulang dan siap mengikuti himbauan pemerintah dengan mengisolasi diri saat tiba di kampung halaman.

Sesampainya di kampung halamannya di Lembang Garassik, Abdul Munir tidak berkumpul bersama keluarga namun memilih mengisolasi diri di sebuah rumah kebun yang letaknya cukup jauh dari pemukiman.

Di rumah kebun inilah Abdul Munir menghabiskan waktunya selama 2 minggu sambil berkoordinasi dengan petugas Puskesmas Buntu untuk memantau kondisi kesehatannya.

Kepada karebatoraja.com, yang mewawancarainya Jumat, 17 April 2020, Abdul Munir mengaku hal ini dilakukan karena kesadaran sendiri untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Munir mengatakan meskipun dirinya berasal dari daerah yang belum termasuk zona merah (Samarinda, Kalimantan Timur) namun dalam perjalanan pulang, dia khawatir tertular.

Baca Juga  Lawan Covid-19, Lima Rumah Sakit di Toraja Dapat Bantuan Alat Sterilisasi Tubuh dari JRM

“Dalam perjalanan pulang  tidak tahu dengan siapa saya berinteraksi sehingga saya dengan sadar saat tiba di kampung halaman untuk mengisolasi diri agar tidak menjadi kurir virus bagi keluarga,” katanya.

Rumah kebun ditempati Munir mengisolasi diri, sebelumnya menjadi rumah tinggal bagi kakaknya bersama istri dan anak. Namun demi mendukung upaya Munir memutus mata rantai penyebaran virus Corona, kakaknya bersama istri dan anak dengan sadar pindah ke rumah orangtuanya dan rumah itu dijadikan tempat isolasi bagi Munir. (*)

Penulis/Foto: Arsyad Parende

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *