BPJS Kesehatan Makale dan Jasa Raharja Sosialisasikan Penjaminan Lakalantas

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — BPJS Kesehatan Cabang Makale menggelar Sosialisasi tentang Ketentuan Penatalaksanaan Penjaminan Kecelakaan Lalu Lintas bersama dengan sejumlah lembaga terkait bertempat di Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang, pertengahan Agustus 2020 yang lalu.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satuan Lalu-Lintas, Kepala PT Jasa Raharja, Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Cabang Makale, serta Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) mitra BPJS Kesehatan Cabang Makale.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Makale, Marinus Hardi Sampeliling menjelaskan bahwa dalam penjaminan kecelakaan lalu lintas diperlukan koordinasi antar lembaga terkait sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pada pasal 53.

Baca Juga  Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan di Toraja Meningkat

“Kami bermaksud menyamakan persepsi dalam penjaminan kecelakaan lalu lintas terutama bagi FKRTL dalam pelaksanaannya agar sesuai dengan alur penjaminan yang telah ditentukan. Dalam pemberian manfaat pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan dapat berkoordinasi dengan penyelenggara jaminan lainnya, khusus untuk program jaminan kecelakaan lalu lintas dilaksanakan oleh PT Jasa Raharja sebagai penjamin pertama,” jelas Hardi.

Hardi menambahkan bahwa apabila penjaminan kecelakaan lalu lintas oleh PT Jasa Raharja telah melebihi batas maksimal plafon penjaminan maka sisa biaya perawatan peserta akan dibebankan kepada BPJS Kesehatan sebagai penjamin kedua. BPJS Kesehatan melakukan verifikasi kelebihan biaya perawatan tersebut sebesar biaya pelayanan kesehatan yang belum tertagih dengan maksimal sebesar tarif INA CBG sesuai hak peserta berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja membutuhkan laporan polisi atau bukti kejadian kecelakaan yang dikeluarkan oleh polisi satuan lalu-lintas, kepolisian perairan dan udara bagi kecelakaan perairan atau udara, ataupun PT Kereta Api Indonesia untuk kecelakaan kereta api.

Baca Juga  Rumah Penerima Bantuan Sosial di Toraja Utara Dipasangi Stiker “Keluarga Tidak Mampu”

“Adapun kriteria kecelakaan lalu lintas terbagi menjadi dua yakni kecelakaan lalu lintas tunggal dan kecelakaan lalu lintas ganda. Untuk penjaminan jenis kecelakaan lalu lintas pun berbeda sehingga diharapkan dapat mempermudah proses penjaminan dan pelaksanaannya tidak saling tumpang tindih karena telah dipegang oleh tiap-tiap lembaga penjamin,” katanya.

Bagi kasus kecelakaan lalu lintas yang tergolong kecelakaan kerja dijamin oleh PT ASABRI, PT Taspen, dan BPJS Ketenagakerjaan sementara kategori bukan kecelakaan kerja ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sementara untuk kasus kecelakaan lalu lintas ganda dijamin oleh PT Jasa Raharja kecuali jika jenis kecelakaan lalu lintas merupakan kecelakaan kerja.

Pada kesempatan tersebut, Faisal Kafrawi selaku perwakilan PT Jasa Raharja mengatakan bahwa PT Jasa Raharja bersama dengan BPJS Kesehatan sejauh ini telah menjalin kerja sama dalam koordinasi manfaat penyelenggaraan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Makale Sambangi Masyarakat Kelurahan Kambiolangi, Enrekang

“Karenanya BPJS Kesehatan, PT Jasa Raharja bersama stakeholder terkait beserta seluruh jajaran berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik terbaik bagi korban kecelakaan lalu lintas,” tegas Faisal.

Ia juga menjelaskan bahwa sinergi koordinasi manfaat pelayanan yang dinilai mudah, cepat dan akurat bagi korban kecelakaan lalu lintas berbasis teknologi informasi antara BPJS Kesehatan dengan PT Jasa Raharja (Persero) dan Polri telah dijalankan sejak tahun 2018 yang diberi nama Integrated System For Traffic Accidents (INSIDEN). Pengembangan sistem tersebut dibuat dengan tujuan peningkatan pelayanan publik bagi korban kecelakaan lalu lintas. (*)

Penulis: Desianti
Foto: BPJS Kesehatan Makale menggelar Sosialisasi tentang Ketentuan Penatalaksanaan Penjaminan Kecelakaan Lalu Lintas bersama dengan sejumlah lembaga terkait bertempat di Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *