BERITA FOTO: Tak Terurus, Buntu Burake Jadi Ajang Vandalisme

  • Whatsapp
Coretan yang terlihat di dinding bangunan landasan patung Yesus Memberkati di Buntu Burake

KAREBA TORAYA — Sayang sekali, objek wisata sebesar itu, dibangun dengan duit puluhan milyar, tapi terlihat tidak terurus. Dampaknya, selain sepi pengunjung, banyak tangan-tangan jahil menjadikan landasan patung Yesus Memberkati, yang menjadi ikon objek wisata Buntu Burake, sebagai tempat melakukan vandalisme.

Seorang warga memperhatikan coretan-coretan yang ada di bangunan landasan patung Yesus Memberkati
Seorang warga memperhatikan coretan-coretan yang ada di bangunan landasan patung Yesus Memberkati

Vandaslisme adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya (keindahan alam dan sebagainya). Bentuk-bentuk vandalisme, seperti aksi corat-coret di dinding jalan dan fasilitas umum. Tulisannya vandalisme tidak mengandung unsur keindahan atau pesan tersirat, melainkan hanya ajang corat-coret dan bersifat merusak fasilitas umum.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  VIDEO: Lihat Kondisi SDN 7 Baruppu’, Sekolah Negeri Terpencil di Toraja Utara
Sebuah tempat sampah sementara yang jatuh karena tidak terurus
Sebuah tempat sampah sementara yang jatuh karena tidak terurus

Pantauan Karebatoraja.com, Selasa, 11 Oktober 2016, terlihat banyak coretan pada tembok tempat bangunan patung Yesus berdiri. Ada yang menggunakan spidol besar, ada pula yang menggunakan arang kayu. Tak hanya tembok bangunan patung, tiang listrik maupun lantai anak tangga, juga tak luput dari aksi vandalisme tangan-tangan jahil yang memanfaatkan kesempatan karena objek wisata ini tidak dijaga.

burake-3

Selain banyak coretan, objek wisata Buntu Burake mulai sepi pengunjung. Pada hari itu, hanya ada beberapa orang pengunjung yang duduk-duduk di pelataran patung Yesus Memberkati. Tidak terlihat pegawai pemerintah atau satpam yang menjaga tempat ini. Area parkir, yang pada waktu-waktu sebelumnya selalu padat kendaraan, kini sepi, hanya ada satu dua kendaraan saja yang terlihat.

Baca Juga  Truk Terjungkal di Jalan Poros Tikala-Batutumonga yang Rusak dan Sempit
Tangga menuju ke patung Yesus yang biasanya dipadati pengunjung kini sepi dan lengang
Tangga menuju ke patung Yesus yang biasanya dipadati pengunjung kini sepi dan lengang

“Dalam beberapa bulan terakhir ini memang sepi. Ada sih pengunjung, tapi tidak sebanyak yang lalu-lalu,” ungkap Aming, warga yang berjualan di dalam lokasi objek wisata Buntu Burake.

Salah satu bangunan kios yang sudah ditinggalkan pemiliknya
Salah satu bangunan kios yang sudah ditinggalkan pemiliknya

Karena pengunjung sepi, lanjut Aming, banyak warung-warung di dalam kawasan objek wisata Buntu Burake yang tutup. Bahkan ada beberapa pemilik warung yang sudah membongkar bangunan kios miliknya. Ada juga yang hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu, dimana pengunjung masih lebih banyak di hari-hari itu.

Area parkir, yang juga sepi
Area parkir, yang juga sepi

“Kalau hari Sabtu dan Minggu masih lumayan, puluhan, biasa juga ratusan orang datang,” lanjut Aming.

Baca Juga  Nurdin Abdullah Usulkan Bandara Buntu Kunik Berganti Nama

Ditanya soal coretan di dinding patung Yesus maupun di lokasi-lokasi lain, Aming mengaku tidak tahu. “Tidak ada orang yang jaga Pak, jadi anak-anak nakal coret-coret di situ. Kami juga tidak lihat, jadi tidak bisa ditegur,” katanya. (Gista)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *