BERITA FOTO: Begini Kondisi Kasabandiah Berusia 30 Tahun dari Lo’ko’ Mata, Toraja Utara

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, TONGARIU — Rambutnya memang sudah tidak ada, tetapi hampir semua anggota tubuh yang lain, masih utuh. Itulah kondisi kasabandiah (mumi) dari Almarhum Ne’ Bongra, yang sudah dikubur selama kurang lebih 30 tahun di dalam liang Lo’ko Mata, Lembang Tonga Riu, Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara.

Kasabandiah Ne’ Bongra ini merupakan salah satu dari sekian banyak mayat yang dikeluarkan dari dalam liang (makam) oleh keluarga dan kerabat dalam ritual Ma’nene di objek wisata Lo’ko’ Mata, Rabu, 13 September 2017.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Wakil Bupati Toraja Utara Tinjau Kesiapan Protokol Kesehatan di Sekolah

Informasi yang dihimpun karebatoraja.com, Almarhum Ne’ Bongra meninggal pada usia sekitar 80 tahun, pada tahun 1987.

Tidak seperti mumi, yang sengaja diawetkan dengan beberapa jenis zat pengawet, mayat Ne’ Bongra ini tidak diawetkan, tapi bertahan secara alamiah. Sehingga dia masuk jenis kasabandiah. Kasabandiah adalah mayat yang tetap utuh meski sudah dikubur bertahun-tahun.

Ritual Ma’nene di objek wisata Lo’ko’ Mata ini akan berlangsung hingga Sabtu, 16 September 2017. Ratusan mayat yang dikubur dalam liang batu di Lo’ko’ Mata akan dikeluarkan, dibersihkan dan diganti pakaiannya. Setelah itu mayat-mayat itu dimasukkan kembali ke dalam liang.

Alan mengatakan, pada hari terakhir, yakni Sabtu, 16 September 2017, ritual Ma’nene akan ditutup dengan atraksi Sisemba’, yaitu sejenis atraksi adu kaki antara dua kelompok masyarakat. (Arthur/foto: Herianto Parrangan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *