Bawaslu Toraja Utara Akan Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi Paslon

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara meminta KPU Toraja Utara untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten untuk menurunkan atau menertibkan alat peraga sosialisasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, yang masih terpasang di sejumlah ruas jalan umum.

Selain itu, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati serta tim pemenangannya juga diminta untuk menurunkan sendiri alat peraga sosialisasinya, baik dalam bentu spanduk, baligho, stiker, dan lain sebagainya.

Bacaan Lainnya

Tindakan itu mesti segera dilakukan sebab masa kampanye Pilkada Toraja Utara tahun 2020 sudah dimulai sejak Sabtu, 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

“Jika tidak diturunkan segera, Bawaslu akan bertindak. Karena hari ini tahapan kampanye sudah dimulai, maka Bawaslu beserta perangkatnya akan turun ke lapangan menertibkan alat peraga sosialisasi Paslon,” tegas Ketua Bawaslu Toraja Utara, Andarias Duma, di sela-sela kegiatan Uji Publik Daftar Pemilih Sementara di Kantor KPU Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 26 September 2020.

Andarias mengatakan, sesuai aturan, alat peraga kampanye untuk pasangan calon akan disediakan oleh KPU dan bisa diperbanyak oleh pasangan calon sebanyak 200 persen.

“Jadi, untuk alat peraga kampanye yang berukuran besar, seperti baligho, akan disiapkan KPU sebanyak lima buah. Bisa diperbanyak oleh pasangan calon sebanyak 10 buah. Sehingga setiap pasangan calon hanya boleh memasang 15 alat peraga kampanye berukuran besar,” tegas Andarias.

Lokasi pemasangan alat peraga kampanye, kata Andarias, juga diatur. “Soal lokasi pemasangan, akan dibicarakan oleh KPU dan Pemda di mana saja yang boleh dan tidak boleh,” kata Andarias.

Terkait pelaksanaan kampanye dialogis, Andarias mengingatkan pasangan calon untuk taat aturan dan protokol kesehatan. Satu kali pertemuan tatap muka hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang dengan memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

“Jika lebih dari itu, apalagi mengabaikan protokol kesehatan, Bawaslu dan KPU akan menegur. Dan bila tidak mengindahkan teguran maka akan dibubarkan paksa,” tandasnya. (*)

Penulis: Arthur
Foto: Alat peraga sosialisasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara yang masih berdiri di hampir semua ruas jalan di wilayah Toraja Utara, hingga Sabtu, 26 September 2020. Bawaslu akan menurukan secara paksa alat peraga ini jika tidak diturunkan oleh Paslon, KPU, atau pemerintah Kabupaten.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *