Bawa Serta TV Parlemen, Eva Rataba Ingin Tingkatkan Industri Pariwisata Toraja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, SA’DAN — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba, melakukan reses ke kampung tenun tradisional Toraja di Tongkonan Bambalu, Lembang Andulan, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Jumat, 6 Maret 2020.

Pada reses masa sidang II ini, istri wakil bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang, ini membawa serta beberapa crew TV Parlemen. Dia mengatakan, membawa crew TV Parlemen ini bukan untuk gagah-gagahan, tapi ingin mempromosikan tenun asli Toraja ke dunia luar. Juga untuk memperkuat langkahnya dalam memperjuangan peningkatan industri pariwisata Toraja.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Anggota DPR RI Ini Optimis SYL Bisa Bikin Terobosan Baru di Bidang Pertanian

“Selain agar orang luar mengetahui, saya juga ingin agar rekan-rekan anggota dewan di pusat melihat langsug keunggulan produk-produk wisata yang kita miliki di Toraja,” terang Eva.

Dengan begitu, dia berharap perjuangan politiknya untuk memajukan dan meningkatkan industri pariwisata Toraja di DPR RI bisa lebih mudah. “Termasuk juga bidang lain, seperti pendidikan,” katanya.

Pada reses ini, Eva mendapat masukan yang sangat berarti dari masyarakat, terkait masalah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk tenun Toraja.

“Kami mengharapkan agar Ibu Dewan DPR RI dapat memperjuangkan kain dan motif tenun Toraja mendapatkan Hak Kekayaan Intelekrual (HAKI) untuk Toraja Utara, khususnya dari Kecamatan Sa’dan,” harap Frans Derik Mangiri, Kepala Lembang Andulan.

Baca Juga  Kunjungi SMPN 4 Satap Sa'dan, Ini yang Didapat Anggota Komisi X DPR RI, Eva Rataba
Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, menegaskan dirinya akan memperjuangkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk tenun Toraja.

Menanggapi usulan dari beberapa warga maupun usulan dari Kepala Lembang, Eva Stevany Rataba menegaskan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan.

“Semua aspirasi yang disampaikan, sudah saya catat semua dan saya akan berusaha untuk memperjuangkannya. Untuk tenun, sementara kita masih menggunakan alat seadanya, sehingga ke depannya saya akan berusaha alat tenun modern agar produksi kain tenun lebih cepat. Selain itu, saya harapkan adanya pengembangan motif-motif Toraja,” katanya. (*)

Penulis/Foto: Papa Rey

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *