Banjir Bandang Terjang Bonggakaradeng, 45 Kepala Keluarga Terisolasi

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Banjir bandang menerjang permukiman warga di Lembang (Desa) Bau Selatan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Minggu, 27 September 2020.

Dampaknya, empat rumah warga rusak dan tiga rukun tetangga (RT) di lembang tersebut terisolasi akibat putusnya akses transportasi.

Bacaan Lainnya

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, menyebut banjir bandang terjadi sekitar pukul 21.00 Wita, Minggu, 27 September 2020 akibat luapan tiga sungai yang ada di Lembang tersebut.

Baca Juga  Libur Lebaran dan Cuti Bersama, BPBD Tana Toraja Tetap Siaga

Ketiga sungai itu meluap karena derasnya curah hujan yang mengguyur daerah Lembang Bau Selatan dari sore hingga malam. Tiga sungai yang meluap tersebut, diantaranya Sungai To’Liang, Sungai Se’pon, dan Sungai Garonga.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tapi empat rumah warga mengalami kerusakan ringan sampai berat,” ungkap Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo, Selasa, 29 September 2020.

Alfian merinci, keempat rumah itu, masing-masing milik Jaya (rusak parah),  Rappe (rusak parah), Nurdin (rusak sedang), dan Sapri (rusak sedang).

“Selain itu, banjir bandang juga memutus jalan antar desa yang mengakibatkan 3 RT terisolasi. Ada sekitar 45 kepala keluarga yang terisolasi akibat jalan putus,” terang Alfian.

Baca Juga  Balita di Bonggakaradeng Meninggal Dilindas Mobil Penjual Barang Campuran

Alfian mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tana Toraja sudah turun ke lokasi untuk meninjau keadaan dan mendata kerusakan serta kerugian material yang diderita warga.

“Nanti, kami akan segera salurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang tertimpa bencana banjir bandang ini,” kata Alfian. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Foto: Rumah warga Lembang Bau Selatan yang rusak berat diterjang banjir bandang. (dok. BPBD Tana Toraja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *