Bangkitkan UKM di Tengah Pandemi Covid-19, Dinas Koperasi dan UKM Tana Toraja Gelar Pelatihan Kewirausahaan

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil dan Menengah, selama tiga hari, 6-8 Agustus 2020 di Hotel Sahid Mengkendek.

Diklat Kewirausahaan ini dihadiri oleh Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae sekaligus membuka kegiatan dan didampingi oleh Kadis Koperasi UKM, Oktovina S. Rante Allo, dan Sekretaris Koperasi UKM, Anton Sera’ Sima.

Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari penuh dengan 10 materi, diantaranya Kebijakan Pemerintah, Peranan Strategis UKM, Standarisasi dan Sertifikasi Produk UKM, Pengelolaan dan Penguatan UKM, serta Digitalisasi Marketing UKM di tengah pandemi Covid-19.

Narasumber selain pejabat Pemrov Sulsel dan Pemkab Tana Toraja, juga menghadirkan Fasilitator Kewirausahaan yang tersertifikasi, Praktisi digitalisasi marketing dan pemasaran online serta kalangan pelaku pengusaha sukses.

Peserta pelatihan sebanyak 135 orang utusan kelompok atau perseorangan yang dibagi dalam 4 angkatan dari pelaku UKM, wirausaha pemula, pengurus dan pengelola koperasi.

Angkatan pertama dari kelompok Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Kripik dari berbagai jenis bahan seperti talas, kentang, ikan lele dan labu siam diikuti sebanyak 35 peserta. Angkatan kedua dari kelompok Pelatihan Pengolahan, Packaging dan pemasaran Kopi Bubuk dikuti sebanyak 30 orang.

Selanjutnya, angkatan ketiga kelompok Pelatihan Pembinaan Pengelolaan Koperasi berbasis Pemberdayaan dan Dukungan Administrasi Berbasis Aplikasi, diikuti sebanyak 35 orang dan Angkatan keempat kelompok Penguatan Permodalan dan Likuiditas serta Penataan Keuangan Koperasi dimasa Pandemi Covid-19, diikuti sebanyak 35 orang.

“Tujuan kegiatan ini, peserta dapat menumbuhkan semangat wirausaha bagi para pelaku UKM untuk dapat mengelola usaha dengan maksimal, meningkatkan ketrampilan usaha bagi pelaku UKM dalam mengelola usaha sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal agar usahanya berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Oktovina Rante Allo, Kadis Koperasi UKM.

“Selain itu, bisa meningkatkan mutu dan hasil produksi bagi UKM khususnya yang bergerak dibidang usaha olahan kripik dan kopi bubuk. Dalam kegiatan Penguatan UKM diharapkan bisa meningkatkan kemampuan para pengurus dan pengelola koperasi dengan tujuan mewujudkan koperasi berbasis pemberdayaan serta meningkatkan ketahanan permodalan dan likuiditas koperasi dimasa Pandemi Covid-19,” tambahnya.

Pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 diantaranya menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, pengaturan tempat duduk peserta minimal 1 meter, tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menyemprotkan disinfektan pada ruang dan sarana sebelum digunakan, mempersiapkan handsanitizer untuk naras umber serta penyajian makanan dengan menggunakan kotak makanan. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Foto: Kegiatan Diklat Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil dan Menengah yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat oleh Dinas Koperasi Tana Toraja di tengah pandemi Covid-19.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *