Baksos Dicegah Bawaslu, Obat Fogging Partai Golkar Jadi Rebutan Warga

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Rencana bakti sosial fogging nyamuk dari Partai Golkar Toraja Utara memang dicegah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Toraja Utara. Namun hal itu tidak mengubah niat warga untuk melakukan fogging nyamuk di sekitar kediaman mereka.

Setelah mengetahui bahwa bakti sosial Partai Golkar tidak jadi digelar karena dilarang Bawaslu, banyak warga dari beberapa Kelurahan di Rantepao, mendatangi Kantor DPD II Partai Golkar Toraja Utara untuk meminta obat fogging nyamuk.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Bawaslu Proses Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu yang Melibatkan Wakil Bupati Tana Toraja

“Banyak warga yang meminta sehingga kami memberi obat dan memfasilitasi alat penyemprot. Banyak diantara mereka (warga) yang menyesalkan bakti sosial kami batal dilaksanakan karena dilarang Bawaslu,” ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Jumat, 22 Februari 2019.

Frederik menegaskan, pemberian obat fogging nyamuk itu murni untuk kemanusiaan, tidak ada hubungannya dengan politik, apalagi kampanye pemilu. Karena soal politik, Partai Golkar Toraja Utara merasa sudah selesai dengan mengikuti larangan Bawaslu untuk melakukan bakti sosial fogging.

“Silahkan tanya ke masyarakat yang datang ambil obat, apakah kami minta mereka untuk memilih partai dan caleg Golkar atau tidak. Sekali lagi saya tegaskan, ini murni persoalan kemanusiaan. Banyak warga khawatir dengan demam berdarah. Kami punya obat yang sudah terlanjur dibeli untuk bakti sosial yang dilarang itu. Jadi, daripada mubazir itu obat, lebih baik kami berikan kepada masyarakat yang datang minta,” urai Dedy, begitu Frederik Palimbong biasa disapa.

Baca Juga  Fasilitas Belajar SMAN 1 Baruppu Masih Minim

BERITA TERKAIT: Baksos Fogging Nyamuk Dicegah Bawaslu, Golkar Toraja Utara Minta Maaf kepada Masyarakat

Dedy menyebut, pasca larangan dari Bawaslu Toraja Utara, pihaknya berencana memberikan obat tersebut kepada Dinas Kesehatan Toraja Utara. Namun karena banyak masyarakat yang datang sendiri, maka diberikan langsung ke masyarakat.

“Mereka ambil obatnya di sini dan mereka fogging sendiri,” katanya.

Menurut pantauan karebatoraja.com, pada Jumat pagi, warga melakukan fogging nyamuk di beberapa lokasi, diantaranya Pasar Pagi Malango’, To’Sadipe, To’Sala’, Pasele, dan Jalan Mongonsidi.

Berdasarkan penuturan petugas fogging, rencananya besok (Sabtu) mereka masih akan melakukan fogging di Pottolaa, Jalan Mappanyuki, Sangkombong, dan Tagari. Itu berdasarkan permintaan warga. (*)

Baca Juga  Jembatan Gantung Ini Butuh Perhatian Pemerintah

Penulis: Arthur
Foto: Desianti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *