Ayam Potong Dilarang Masuk Wilayah Kecamatan Bonggakaradeng

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, BUAKAYU — Unik dan menarik dan mungkin satu-satunya di Toraja bahkan di Indonesia, satu kecamatan yang semua warganya sepakat untuk tidak membolehkan adanya peredaran ayam potong /ayam broiler masuk di wilayahnya.

Adalah Kecamatan Bonggakaradeng, salah satu Kecamatan yang terletak di bagian barat Kabupaten Tana Toraja yang terkenal dengan ojek wisata Padang Savana Ollon ini memiliki peraturan yang cukup unik dimana masyarakat dan pemerintahnya sepakat tidak boleh ada ayam potong/ayam broiler yang masuk di wilayah mereka.

Aturan ini bahkan sudah berjalan selama kurang lebih 4 tahun sejak disepakati tahun 2016 lalu antara pemerintah Kecamatan Bonggakaradeng bersama para Kepala Lembang dan Lurah, tokoh adat, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bonggakaradeng.

Zeth Padaoan Giang, Camat Bonggakaradeng, menceritakan awal mula munculnya kesepakatan untuk melarang ayam potong /ayam broiler masuk di Kecamatan Bonggakaradeng itu terjadi pada tahun 2016. Pada saat itu pemerintah Kecamatan Bonggakaradeng dan pemerintah Lembang/Kelurahan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bonggakaradeng berkumpul lalu membuat kesepakatan melarang ayam potong/broiler, baik jenis ayam putih maupun ayam merah dilarang masuk di wilayah Bonggakaradeng. Dasarnya sederhana, ayam potong/ayam broiler ini dianggap sebagai sumber utama munculnya penyakit yang menyerang ayam kampung/ayam lokal.

Zeth mengatakan sanksi yang disepakati pada saat aturan ini dibuat adalah setiap warga yang melanggar aturan ini maka diwajibkan mengganti rugi ayam kampung yang mati akibat penyakit yang ditimbulkan oleh ayam potong tersebut.

Zeth Padaoan menyebut kesepakatan ini sebenarnya kesepakatan yang tidak tertulis namun seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Bonggakaradeng sangat patuh terhadap kesepakatan tersebut. Terbukti selama 4 tahun kesepakatan ini dijalankan, masyarakat Bonggakaradeng sangat patuh terhadap aturan ini dan terbukti tingkat penyakit yang menyerang ternak khususnya unggas sudah sangat kurang sehingga penghasilan masyarakat dengan memelihara ayam kampung juga meningkat.

Masyarakat Bonggakaradeng meminta agar pemerintah kabupaten meningkatkan bantuan untuk pengembangan ayam kampung di Kecamatan Bonggakaradeng. (*)

Penulis/foto: Arsyad Parende

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *