APBD-P Disahkan, Sejumlah Proyek Infrastruktur Bernilai Ratusan Miliar Akan Dikerjakan Pemprov Sulsel di Tana Toraja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel menyetujui dan mengesahkan Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2020 serta Penetapan Keputusan DPRD tentang Rencana Kerja DPRD Sulsel Tahun 2021, Rabu, 30 September 2020 malam.

Rapat pengesahan RAPBD-P menjadi APBD-P tahun 2020 ini dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Sementara Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah sedang berada di Toraja dalam rangka kunjungan kerja selama tiga hari.

Bacaan Lainnya

Sebelum disahkan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel membacakan risalah persetujuan bersama antara DPRD dan Gubernur Sulawesi Selatan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020. Kemudian, seluruh Fraksi DPRD Sulsel menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga  Reses, Ketua Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Pembangunan Jalan Poros Passobo-Matangli-Masuppu

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel, yang juga salah satu anggota Badan Anggaran, John Rende Mangontan, mengatakan APBD-P Provinsi Sulsel tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 10,8 triliun lebih. Dari total APBD-P, alokasi paling besar adalah bidang infrastruktur dan pemulihan ekonomi yang terdampak Covid-19.

Komisi D adalah komisi yang menangani infrastruktur.

Politisi Partai Golkar asal Toraja ini, menyebut dari anggaran infrastruktur yang dialokasikan dalam APBD-P (setelah refocusing akibat pandemic Corona), kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara mendapat alokasi yang cukup besar. (Baca: Ratusan Miliar APBD-P Provinsi Sulsel Dialokasikan untuk Infrastruktur di Toraja Utara)

“Toraja Utara mendapat alokasi sekitar Rp155,5 miliar lebih. Itu belum termasuk yang dialokasikan dari Kabupaten Luwu untuk pembangunan jalan poros Bua-Bastem-Rantepao,” terang JRM, sapaan akrab John Mangontan.

Baca Juga  Tinjau Proyek Akses Jalan Bandara Buntu Kunik, JRM: DPRD Akan Awasi Ketat

“Anggaran ini di luar APBD induk yang sekarang sementara dikerjakan di Toraja Utara,” katanya lebih lanjut.

Sementara untuk kabupaten Tana Toraja, anggaran infrastruktur yang dialokasikan di APBD Perubahan tahun 2020 lebih besar lagi. Sebagian besar difokuskan untuk menuntaskan pembangunan jalan di bagian barat Tana Toraja.

Berikut, alokasi anggaran infrastruktur dalam APBD Perubahan Provinsi Sulsel di Kabupaten Tana Toraja:

  1. Preservasi jalan ruas Kotu-Masale-Baroko-Mebali (Enrekang – Tana Toraja) Rp 6.600.000.000
  2. Pembangunan jalan ruas Passobo-Matangli-Masuppu (Tana Toraja) Rp 81.724.981.233
  3. Pembangunan jalan ruas Masuppu – Batas Pinrang (Tana Toraja) Rp 11.030.827.933
  4. Pembangunan jalan ruas Passobo-Matangli-Masuppu I (Tana Toraja) Rp 11.400.000.000
  5. Pembangunan Jembatan Kotu-Mebali (Tana Toraja) Rp 2.860.537.001
Baca Juga  Dan Pongtasik Ajak Pemuda Toraja Aktif Berorganisasi

“Memang ada revocusing anggaran untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, tapi kami di DPRD tetap memperjuangkan peningkatan anggaran infrastruktur untuk mempercepat akses dan pemulihan ekonomi masyarakat,” urai JRM.

Pengerjaan jalan provinsi ruas Passobo-Matangli-Masuppu di kabupaten Tana Toraja.

Dia berharap, OPD terkait segera melakukan pelelangan terhadap pekerjaan ini sehingga pelaksanaan di lapangan tidak terlambat, juga agar proyek tersebut cepat selesai dan segera digunakan masyarakat. (*)

Penulis: Arthur
Foto: Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menandatangani pengesahan APBD Perubahan tahun 2020, Rabu, 30 September 2020 malam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *