Antisipasi Virus Corona, Pemkab Diminta Batasi Masuknya Wisatawan Mancanegara

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara adalah daerah tujuan wisata. Wisatawan, baik domestik maupun mancanegara datang dan pergi dari Toraja setiap hari.

Selama ini, wisatawan bebas masuk dan keluar dari Toraja. Namun, sejak wabah virus Corona menyebar di Indonesia, sebagian kalangan meminta pemerintah kabupaten Tana Toraja serta Toraja Utara sepakat untuk membatasi wisatawan, khususnya mancanegara, untuk masuk ke Toraja.

Bacaan Lainnya

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus Corona ke Toraja, yang bisa jadi dibawa oleh orang-orang yang sudah terinveksi. Seperti diketahui, virus Corona (Covid-19) mula-mula ditemukan di Wuhan, China, lalu menyebar ke hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga  Cegah Corona, Gereja Katolik KAMS Tiadakan Misa di Gereja dan Ibadat Lainnya yang Melibatkan Banyak Umat

“Salah satu langkah antisipasi adalah membatasi masuknya orang asing ke daerah kita (Toraja). Tidak apa-apa aturan pembatasan ini diterapkan sementara hingga situasi membaik (penyebaran virus mereda),” ungkap Feronika, aktivis sosial kemasyarakatan di Rantepao, Minggu, 15 Maret 2020.

Selain orang asing atau turis mancanegara, Feronika juga meminta pemerintah memperketat pengawasan orang masuk di perbatasan Toraja (Salubarani dan Kaleakan). “Bukan untuk menakut-nakuti orang, tapi langkah antisipasi harus segara dilakukan oleh pemerintah,” katanya.

Sementara itu, langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara untuk sementara ini adalah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Corona Covid19. Satgas ini bertugas melakukan deteksi dini terhadap semua orang asing, termasuk wisatawan, yang masuk ke Toraja.

Baca Juga  Gunakan Mobil Damkar, Satgas Covid-19 Tana Toraja Seprot Disinfektan di Sejumlah Fasilitas Umum di Makale

Seperti yang dilakukan pada Kamis, 12 Maret 2020. Satgas Corona Covid19 Tana Toraja memeriksa 15 warga negara asing asal Polandia yang merupakan wisatawan mancanegara sesaat setelah mereka tiba di Hotel Sahid Mengkendek, Tana Toraja.

“Pemeriksaan ini hasil koordinasi Satgas Covid19 dengan para pengelola hotel saat rapat koordinasi pencegahan Covid19 beberapa waktu lalu di gedung BPS Wilayah III Makale,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, yang juga anggota Tim Satgas Corona Covid19, Meriany Sampe. (*)

Penulis: Arthur/Arsyad
Foto: dok. Satgas Corona Covid19 Tana Toraja

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *