Antisipasi Virus Corona, Konvensi III Pendeta Gereja Toraja Ditunda

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dan Panitia Pelaksana Konvensi III Pendeta Gereja Toraja menunda pelaksanaan konvensi yang dijadwalkan tanggal 17-20 Maret 2020 di Makassar.

Penundaan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), yang saat ini sedang mewabah di dunia, termasuk Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Pelaksana Konvensi III Pendeta Gereja Toraja yang dijadwalkan tanggal 17-20 Maret 2020 di Makassar, mengalami penundaan,” terang Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt Musa Salusu, dalam sebuah video yang disebar Bagian Infokom BPS Gereja Toraja, Minggu, 15 Maret 2020.

Baca Juga  Gereja dan Rumah Warga Jemaat Radda yang Terseret dan Tertimbun Banjir Bandang Siap Dibangun Kembali

Keputusan penundaan itu, terang Pdt Musa, dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan, yang menyarankan untuk mempertimbangkan kembali pelaksanaan konvensi pada tanggal 17-20, mengingat konvensi ini akan dihadiri kurang lebih 1000 dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri.

“Sementara pemerintah provinsi sementara berusaha mencegah masuknya virus Corona ke Sulawesi Selatan. Selain itu, panitia pelaksana sudah menerima pertimbangan dari berbagai pihak dalam rangka bergandengan tangan dengan pemerintah menghadapi penyebaran virus Corona yang telah mewabah di berbagai negara, termasuk Indonesia,” urai Pdt Musa.

Keputusan penundaan ini, kata dia, adalah sikap sebagai anak bangsa untuk mendukung program pemerintah, bahkan masyarakat global untuk memotong perluasan penyebaran virus Corona.

Baca Juga  PDP yang Meninggal di RS Lakipadada Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

“Kepada rekan-rekan pendeta, saya tahu bahwa kita semua sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Bahkan sebagian sudah membeli tiket ke Makassar. Kita kaget dengan berita penundaan konvensi ini. Mungkin ada kerugian yang kita alami, tapi kerugian ini menurut kami tidaklah terlalu berat dibandingkan dengan dampak bagi kesehatan bagi diri sendiri, keluarga, warga jemaat, dan masyarakat. Karena itu kita berkorban bagi kepentingan orang banyak,” kata Pdt Musa Salusu.

Sehubungan dengan penyebaran virus Corona, Pdt Musa Salusu juga menghimbau kepada seluruh warga Gereja Toraja agar tetap tenang, tidak panik, dan tetap mengikuti arahan-arahan dari pemerintah sambil berdoa kepada Tuhan.

“Jaga kesehatan. Semoga perjuangan untuk menghentikan penyebaran virus ini secepatnya membuahkan hasil sehingga Konvensi III Pendeta Gereja Toraja segera dilaksanakan kembali,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Kamp Nasional Remaja SMGT Bakal Digelar Awal Mei 2019

Penulis: Herson Pasuang
Foto: Capture video Infokom BPS Gereja Toraja  

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *