Anggaran Pembangunan Bandara Buntu Kunik Tahun 2016 Tidak Ada

  • Whatsapp
Kepala UPT Bandara Pongtiku, Alex Rudi Nainggolan (paling kanan) memberikan penjelasan soal anggaran pembangunan bandar udara Buntu Kunik di hadapan anggota Komisi V DPR RI, Bahrum Daido

KAREBA TORAYA — Proses pembangunan bandar udara baru Buntuk Kunik di kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, dikhawatirkan bakal terbengkelai, menyusul tidak dialokasikannya anggaran pembangunan bandara itu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.

“Tahun 2016, baik APBN maupun APBN P tidak ada alokasi anggaran untuk Bandara Buntu Kunik,” ungkap Kepala Bandara Pongtiku Rantetayo, Alex Rudi Nainggolan, di hadapan anggota Komisi V DPR RI, Bahrum Daido, pada pertemuan di ruang kerja bupati Tana Toraja, Selasa, 9 Agustus 2016.

Selain Bahrum, turut hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, Perwakilan Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, dan beberapa kepala SKPD.

Selain tahun 2016, menurut Alex, usulan dari UPT Bandara Pongtiku untuk lanjutan pembangunan Bandara Buntu Kunik, juga ditolak. “Tahun 2017, kita sudah usulkan anggaran sebesar Rp450 milyar, tapi ditolak,” kata Alex.

Sejak dibangun tahun 2011 hingga tahun 2015, Bandara Buntu Kunik sudah menghabiskan anggaran dari APBN sebesar Rp253,4 milyar. Jumlah itu belum termasuk anggaran pembebasan lahan sebesar kurang lebih Rp30 milyar yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. (arthur/herson)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar