Akui Kerabat Salah Satu Bacalon Bupati, Sikap Komisioner KPU Toraja Utara Ini Dapat Diapresiasi Banyak Pihak

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Secara terbuka, anggota KPU Toraja Utara, Roy Pole Pasalli mengakui bahwa dirinya memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu Bakal Calon (Bacalon) Bupati atas nama  DR Kalatiku Paembonan,M.Si.

Pengumuman ini disampaikan Roy pada Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPS Pilkada Toraja Utara, Senin, 14 september 2020 di hadapan Bawaslu Toraja Utara, utusan partai politik, serta anggota PPK se Toraja Utara.

Bacaan Lainnya

Pengakuan secara terbuka yang dilakukan oleh Roy Pole Pasalli ini mendapat apresiasi banyak pihak. Salah satunya datang dari mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan, Alem Febri Sonni.

Kepada media, Kamis, 17 September 2020, Sonni yang juga merupakan Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unhas, ini mengaku mengetahui soal keterbukaan informasi publik ini dari beberapa media online dan langsung mengapresiasi langkah yang diambil oleh Roy Pole Pasalli. Menurutnya, langkah yang diambil Roy ini merupakan bagian dari integritas penyelenggara dan patut untuk dicontoh oleh penyelenggra lainnya demi tegaknya demokrasi yang jujur dan adil.

“Saya pikir inilah yang disebut dengan integritas penyelenggara. Tidak ada hal yang bisa memutus tali kekerabatan Politik sekalipun, apalagi untuk daerah yang memiliki penduduk tidak terlalu beragam dan padat. Keberanian penyelenggara menyampaikan kepada publik ini adalah sebuah contoh yang sepatutnya harus dicontoh oleh seluruh penyelenggara. Sehingga kita dapat melaksanakan demokrasi dengan sebuah keterbukaan yang memiliki integritas kepada kepentingan public,” terang Sonny.

Roy Pole Pasalli yang secara personal memiliki hubungan keluarga dengan Bakal Calon Bupati atas nama  DR Kalatiku Paembonan, M.Si. Namun hal itu, menurutnya, tidak serta merta membawa KPU Toraja Utara secara kelembagaan menjadi berpihak atau tidak netral.

Ia juga menegaskan akan tetap bekerja secara professional, adil, terbuka dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban etik, saya telah mengumumkan secara terbuka kepada publik pada saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPS tanggal 14 September 2020 yang lalu,” ujar Roy.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan atas ketentuan Pasal 76 huruf b Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2020 dan Pasal 8 poin k, Pasal 14 poin a, Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia No.2 Tahun 2017, yang menyatakan: anggota KPU wajib menyatakan secara terbuka dalam rapat pleno dan diberitahukan ke publik melalui surat resmi di media massa , papan pengumuman dan laman KPU apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon Peserta Pemilu, Peserta Pemilu, dan/atau tim kampanye, dan hal tersebut telah saya lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban etik. (*)

Penulis: Arthur
Foto: Komisioner KPU Kabupaten Toraja Utara, Roy Pole Pasalli.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *