Akhirnya, Pemkab Toraja Utara Tutup Sementara Objek Wisata untuk Cegah Corona

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akhirnya menutup sementara objek-objek wisata yang di Toraja Utara untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19).

“Sesuai hasil rapat Forkopimda dan FKUB Kabupaten Toraja Utara, maka mulai hari ini, Senin, 23 Maret 2020 diputuskan semua objek wisata di Toraja Utara, ditutup untuk sementara waktu sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara, Yorry Lesawengen, Senin, 23 Maret 2020 malam.

Bacaan Lainnya

Baca Juga  Per 6 Oktober 2020, Toraja Utara Nol Pasien Covid-19

Batas waktu penutupan objek wisata ini, kata Yorry, akan disesuaikan dengan perkembangan penanganan penyebaran Covid-19, baik oleh pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

Sebelumnya, pada Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Toraja Utara, nomor 004.5/0367/Setda/III/2020/Setda tanggal 16 Maret 2020, perihal himbauan kepada masyarakat Toraja Utara dalam pencegahan/penanganan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak menyebutkan tentang penutupan objek wisata. Surat itu hanya menegaskan ada dua aturan ketat kepada warga yang berkunjung ke Toraja Utara maupun hotel dan penginapan.

Namun pada Senin, 23 Maret 2020, setelah menggelar rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), diterbitkanlah Maklumat Bersama yang berisi beberapa poin. Satu diantaranya adalah soal penutupan sementara objek wisata serta tempat hiburan lainnya. Soal ini diletakkan di poin nomor 1.

Baca Juga  Kabar Tentang Pendeta GPSDI Meninggal karena Covid-19 di Tallunglipu Dipastikan Hoax

“Menurut sementara tempat wisata, usaha karaoke/rumah bernyanyi, café, warung ballo’, kuliner/warung tenda di Lapangan Bakti, live music, panti pijat/refleksi, termasuk sarana penunjang tempat hiburan yang ada di hotel, serta salon, mulai tanggal 31 Maret 2020 sampai ada ketentuan yang akan ditentukan oleh pemerintah pusat,” demikian bunyi poin nomor 1 Maklumat Bersama itu. (*)

Penulis: Arthur
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *